PALEMBANG, TRIKPOS.com | Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang tinggal beberapa hari. Namun, bagi jajaran TNI, berakhirnya program bukan berarti berakhir pula semangat kebersamaan yang dibangun bersama warga.
Pesan itu disampaikan Danramil 418-07/Sukarami Mayor Inf Zainuri saat memimpin apel pembersihan di Lapangan Bola Kaki Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026. Personel TNI bersama unsur terkait membersihkan lapangan dan lingkungan di sekitar lokasi agar seluruh rangkaian kegiatan penutupan dapat berlangsung tertib dan nyaman.
Zainuri meminta personel menyelesaikan persiapan dengan penuh tanggung jawab. Menurut dia, kebersihan dan kerapian lokasi menjadi bagian dari keberhasilan pelaksanaan kegiatan.
“Menjelang penutupan, kita ingin seluruh lokasi dalam kondisi bersih, rapi dan siap digunakan. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Zainuri.
Namun, ada pesan lain yang lebih penting dari kegiatan tersebut. Zainuri menekankan agar kebersamaan yang terbentuk selama TMMD tidak berhenti ketika Satgas kembali dari lokasi.
Selama pelaksanaan TMMD, prajurit dan masyarakat terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan dan gotong royong. Interaksi tersebut membuat program tidak hanya menghasilkan perubahan pada fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kini, ketika TMMD memasuki tahap akhir, sejumlah pekerjaan pembangunan telah berada pada fase penyelesaian. Persiapan penutupan menjadi penanda bahwa rangkaian program segera berakhir.
Lapangan yang dibersihkan menjadi salah satu gambaran kecil dari tahap akhir tersebut. Setelah pekerjaan pembangunan dikebut, perhatian kini diarahkan pada memastikan seluruh lokasi kegiatan tertata sebelum penutupan.
Bagi TNI, keberhasilan TMMD tidak berhenti pada seremoni penutupan. Hasil pembangunan diharapkan terus dirawat, sementara semangat gotong royong yang tumbuh selama program dapat dilanjutkan masyarakat.
Penutupan pada 13 Agustus nanti karena itu bukan sekadar akhir agenda. Ia menjadi titik peralihan: dari pembangunan yang dikerjakan bersama TNI dan warga menuju tanggung jawab masyarakat untuk menjaga hasilnya.
“Semangat kebersamaan yang sudah terbangun harus tetap dipertahankan,” kata Zainuri.
TMMD ke-129 pun memasuki hari-hari terakhirnya. Pembangunan boleh selesai, Satgas boleh kembali, tetapi hubungan yang telah terjalin di Talang Jambe diharapkan tidak ikut berakhir.
Laporan: Redaksi













