Api Lahap 2 Hektare Lahan di Kalidoni, Babinsa dan Warga Turun Tangan

Foto : Petugas gabungan bersama warga berjibaku memadamkan kebakaran lahan kosong di kawasan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Kamis (27/8/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com | Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Palembang. Sekitar dua hektare lahan kosong yang dipenuhi semak belukar di belakang Perumahan Griya Sriwijaya Permai, Jalan Ki Atmaja RT 58 RW 06, Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, terbakar pada Kamis (27/8/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kobaran api sempat membesar dan berpotensi merembet ke kawasan permukiman di sekitar lokasi.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB setelah Ketua RT 58 melaporkan adanya titik api kepada aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Sungai Selincah kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan warga berupaya memadamkan api secara manual sekaligus mencegah kobaran meluas.

Sekitar 20 menit kemudian, bantuan pemadam kebakaran tiba. Dua unit kendaraan pemadam, masing-masing dari PBK Kemuning dan PBK Sako, dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Petugas gabungan bersama masyarakat terus melakukan penyekatan dan pemadaman di sejumlah titik yang masih terbakar. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB.

Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar dan disebut tidak dikelola oleh pemiliknya. Kondisi vegetasi yang kering membuat api mudah menjalar di kawasan tersebut.

Pasca-pemadaman, aparat melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, yakni Polsek Kalidoni.

Babinsa mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama ketika kondisi lahan dan semak dalam keadaan kering.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil bisa dengan cepat membesar dan merembet ke lahan maupun permukiman. Kalau melihat titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbau Babinsa.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian aparat kewilayahan mengingat kebakaran lahan berpotensi mengancam kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani.

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat pun diminta terus meningkatkan kewaspadaan serta bergerak cepat setiap kali ditemukan titik api di wilayah Sungai Selincah dan sekitarnya.

Laporan : Redaksi