Kebakaran Lahan 5.000 Meter Persegi di Gandus, Petugas Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Foto : Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar seluas sekitar 5.000 meter persegi di kawasan Jalan Sungai Lacak, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (5/9/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Kebakaran lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi terjadi di kawasan Jalan Sungai Lacak, RT 14/RW 05, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (5/9/2026) siang.

Kobaran api yang muncul di kawasan pinggiran rawa dan hutan semak belukar tersebut langsung mendapat penanganan petugas gabungan. Respons cepat dilakukan untuk mencegah api merambat dan meluas ke area lainnya.

Informasi kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang petani bernama Alias (60), yang berada di sekitar kawasan pemakaman TPU Gandus, melihat kepulan asap dari arah lahan.

Alias kemudian melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat untuk diteruskan kepada pihak terkait.

Babinsa Kelurahan Pulo Kerto, Sertu Jauhari, tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Petugas langsung melakukan pengecekan dan orientasi medan guna menentukan titik penanganan serta mengantisipasi penyebaran api.

Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kecamatan Gandus tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan penyiraman terhadap titik-titik yang terbakar sekaligus membatasi pergerakan api.

Penanganan berlangsung sekitar satu jam. Pada pukul 13.22 WIB, api dilaporkan berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan penyiraman lanjutan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Dalam penanganan tersebut, Babinsa turut melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan petugas Damkar Kecamatan Gandus.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan akibat kejadian tersebut.

Adapun lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Karminto. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik lahan bukan warga setempat dan alamatnya hingga kini belum diketahui.

Penyebab kebakaran belum dijelaskan dalam laporan tersebut dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Laporan : wan