Joselin Carnatha Nahkodai FOMMEB, Tekankan Persatuan dan Kebersamaan

MUARA ENIM, TRIKPOS.com — Forum Masyarakat Muara Enim Bersatu (FOMMEB) memperkuat konsolidasi internal dengan menekankan persatuan, komunikasi, dan kolaborasi sebagai landasan organisasi dalam berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan konsolidasi pengurus FOMMEB yang digelar di Saung Balqis, Kabupaten Muara Enim, Sabtu malam (24/10/2026). Dalam pertemuan itu, Joselin Carnatha, yang akrab disapa Nathan, dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FOMMEB sebagai ketua umum.

Nathan didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Ardo Naidi, Fitra Rosyid, Ahda Wijaya, Ali Munzir (Caang), dan M. Fadli.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk menyatukan visi, memperkuat struktur organisasi, serta membahas agenda dan program kerja ke depan.

Ketua Umum DPP FOMMEB, Nathan, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Ketua Dewan Pembina FOMMEB, Juniardi yang akrab disapa Keyjon.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Terlebih kepada Ketua Pembina kami, Kakanda Keyjon, yang terus memberikan dukungan dan arahan bagi kita semua,” ujar Nathan.

Menurut Nathan, FOMMEB harus menjadi wadah untuk menghimpun beragam gagasan dan pemikiran, sekaligus membangun kerja sama yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia meminta seluruh pengurus menjaga solidaritas, kekompakan, dan komunikasi agar organisasi dapat berjalan sesuai tujuan bersama.

“Saya berharap kita dapat mempersatukan berbagai ide dan pemikiran demi kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Jaga terus silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan ini. Meskipun kita tidak sedarah, yakinlah kita lebih dari saudara,” katanya.

Nathan juga menilai perbedaan latar belakang, pengalaman, dan pemikiran tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun persatuan. Sebaliknya, perbedaan tersebut dapat menjadi modal untuk merumuskan gagasan dan langkah nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Muara Enim.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina FOMMEB, Juniardi atau Keyjon, mengatakan silaturahmi dan konsolidasi merupakan ruang strategis untuk mempererat hubungan antarpengurus sekaligus menyamakan arah gerak organisasi.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan konstruktif dalam membangun sinergi untuk mendukung pembangunan daerah.

“Melalui forum ini, kita berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Saya mengapresiasi terselenggaranya forum ini karena kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Muara Enim,” ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama seluruh peserta yang dimoderatori Solihin selaku Pembina I FOMMEB.

Diskusi membahas sejumlah persoalan dan peluang pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta peran perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Para peserta menyampaikan aspirasi, masukan, dan gagasan sebagai bahan untuk memperkuat komunikasi internal serta merumuskan agenda organisasi ke depan.

Melalui konsolidasi tersebut, FOMMEB berharap dapat membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pihak. Penguatan organisasi diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi juga diikuti program dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.

Semangat “tidak sedarah, tetapi lebih dari saudara” menjadi pesan yang ditekankan dalam pertemuan tersebut. FOMMEB berharap prinsip kebersamaan itu dapat menjadi landasan untuk menghimpun aspirasi, gagasan, dan potensi masyarakat demi mendukung kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Muara Enim.

Laporan: Deni Gumay