MUBA  

Wisuda Sekolah Lansia di Babat Banyuasin, Hj Patimah Toha: Lansia Aset Berharga

Foto : Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha menghadiri wisuda Sekolah Lansia Tangguh Nusa Indah di Desa Babat Banyuasin, Kamis (30/4/2026), sekaligus menyerahkan bantuan dan meninjau pelayanan KB.

BABAT SUPAT, TRIKPOS.com — Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Patimah Toha, menegaskan bahwa lanjut usia (lansia) merupakan aset berharga yang memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Nusa Indah yang dirangkaikan dengan pelayanan KB serentak dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tahun 2026, di Desa Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Kamis (30/4/2026).

“Lansia bukanlah beban, melainkan aset berharga yang memiliki pengalaman dan kearifan,” ujar Patimah.

Ia berharap program Sekolah Lansia Tangguh terus diperluas agar semakin banyak lansia dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Menurutnya, para lansia juga dapat menjadi inspirasi di lingkungan masing-masing.

“TP PKK akan terus mendorong dan mendukung program ini melalui Bina Keluarga Lansia (BKL),” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Patimah juga meninjau langsung pelayanan keluarga berencana (KB) serta menyerahkan bantuan berupa paket pencegahan stunting, makanan sehat, dan bantuan pangan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muba, Demoon Hardian Eka Suza, mengatakan bahwa wisuda Sekolah Lansia Tangguh Nusa Indah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lansia di daerah.

“Program ini telah memasuki pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Keluang, dan akan terus diperluas ke desa-desa lain di Kabupaten Muba,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 25 peserta mengikuti wisuda tersebut, terdiri dari 21 perempuan dan 4 laki-laki. Selain prosesi wisuda, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelayanan KB serentak yang dilaksanakan secara nasional dalam rangka HUT IBI ke-75.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, dr Arios Sapris, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program tersebut. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Program pembangunan keluarga, termasuk pencegahan stunting dan pola pengasuhan anak, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP PKK Muba Liliyana A Rohman, Camat Babat Supat Musmulyadi, Kepala Desa Babat Banyuasin Asmuandi Murod, unsur Forkopimcam, para lurah, serta masyarakat setempat. (#)