Lantik 64 Pejabat, Bupati Enos Tekankan Manajemen Talenta dan Kinerja Nyata

Foto : Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., melantik dan mengambil sumpah pejabat serta aparatur di Aula Rapat Bina Praja I Setda OKU Timur, Selasa (13/10/2026)

OKU TIMUR, TRIKPOS.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., menegaskan pentingnya profesionalisme, kompetensi, dan tanggung jawab dalam menjalankan jabatan di lingkungan pemerintahan. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik 61 pejabat struktural serta mengambil sumpah tiga aparatur lainnya di Aula Rapat Bina Praja I Setda OKU Timur, Selasa (13/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta untuk memperkuat kualitas birokrasi sekaligus mendorong kinerja aparatur yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dari 61 pejabat struktural yang dilantik, sebanyak 10 orang merupakan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau eselon II, 21 pejabat Administrator atau eselon III, serta 30 pejabat Pengawas atau eselon IV.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga melantik satu pejabat fungsional dan mengambil sumpah dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Formasi Tahun 2025. Dengan demikian, total terdapat 64 orang yang dilantik dan diambil sumpahnya.

Selain itu, Bupati menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) untuk jabatan Kepala Bapperida, Sekretaris Dewan, dan Lurah Terukis.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Enos tersebut mengingatkan bahwa setiap pejabat harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta menyelaraskan pelaksanaan tugas dengan visi dan misi pembangunan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.

Menurutnya, jabatan bukan sekadar kedudukan dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan hasil kerja nyata.

“Tujuan akhir dari seluruh pekerjaan pemerintahan adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sumpah jabatan yang diucapkan harus diwujudkan melalui pekerjaan sehari-hari,” tegas Enos.

Ia juga meminta para pejabat, khususnya pimpinan perangkat daerah, memiliki kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas.

“Pejabat harus menjadi problem solver, pemecah masalah, bukan justru menambah masalah,” pesannya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, para pejabat dituntut menguasai bidang kerja masing-masing, mampu membina dan mengayomi bawahan, serta terus meningkatkan kompetensi. Disiplin dalam menyampaikan laporan kinerja melalui aplikasi e-Kinerja juga menjadi perhatian sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas.

Enos turut memberikan perhatian khusus kepada camat dan lurah agar memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Para pemimpin wilayah diminta aktif turun ke lapangan, mengenali kondisi warga, membangun komunikasi, serta menghidupkan kegiatan kemasyarakatan, termasuk gotong royong.

Ia menegaskan, kepemimpinan di tingkat wilayah harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kehadiran dan tindakan nyata, bukan hanya sebatas jabatan formal.

Melalui penerapan manajemen talenta dan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap terbentuk aparatur yang profesional, kompeten, dan bertanggung jawab. Para pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan kepentingan publik.

Laporan: Nurmala Dewi