Ada Varian Harga Bahan Pokok, Fitri Panggil Distributor

  • Bagikan

TRIKPOS.COM, PALEMBANG | Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda memimpin rapat koordinasi ketersedian stok dan harga bahan pokok, Rabu (5/1/2021) di ruang kerjanya yang dihadiri langsung dinas terkait usai melakukan  sidak di pasar tradisional.

Fitri mengatakan rapat koordinasi yang dipimpinnya untuk mengantisipasi ada lonjakan harga dari varian tertentu barang pokok yang ditemui disejumlah pasar tradisional.

“Kami akan terus berusaha menstabilkan harga bahan pokok,” tegas Fitri.

Bahkan, katanya, kenaikan bahan pokok ini, Fitri akan memanggil seluruh distributor pemasok di sejumlah pasar tradisional ini.

“Kita telah sepakat minggu depan semua distributor akan kita panggil dan adakan kerjasama,” tegasnya lagi.

Pemanggilan distributor ini, katanya untuk mencari solusi, karena berdasarkan informasi dinas terkait kenaikan di pedagang dan peternak namun dibalik itu ternyata tidak ada kenaikan oleh karena itu kita menginginkan adanya informasi yang akurat dari mereka.

“Selain itu juga berdasarkan monitor dari dinas perdagangan Bapokting (Bahan pokok penting) tidak ada kelonjakan harga yang secara signifikan dari hasil data yang di himpun,” ungkapnya.

Biasanya, peningkatan permintaan akan diikuti  kenaikan harga bahan pokok,  itupun biasanya menjelang Natal dan tahun baru kemarin serta menghadapi bulan puasa, lebaran.

“Namun hal ini malah sebaliknya ketika hari besar tersebut sudah lewat malah harga-harga tersebut meroket,” ungkap Fitri.

Dirinya menekankan dinas terkait untuk memecahkan masalah kenaikan harga ini harga harga sembako ,  ayam , telur dan cabai

“ Seharusnya pemerintah yang mengendalikan bukan sebaliknya,” jelasnya.

“Penyebab terjadinya lonjakan ini, berdasarkan data dari asosiasi masyarakat perunggasan Sumsel bahwa penyebabnya antara lain perubahan iklim yang sangat mempengaruhinya,” jelasnya lagi.

Ditempat yang sama Wakil Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Chaerul Mazhar menambahkan untuk stok beras sendiri di Palembang masih mencukupi sampai 6 bulan kedepan.

“Selain itu juga di 609 rumah pangan kita yang sudah kerjasama dengan bulog dengan harganya sudah dikendalikan oleh bulog,” tegasnya.(ril)

Editor: Iwan/rel
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *