MUARA ENIM, TRIKPOS.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, memberikan bantuan uang transportasi sebesar Rp5 juta kepada seorang mahasiswa penerima beasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar. Bantuan tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap generasi muda yang menempuh pendidikan keagamaan di tingkat internasional.
Bantuan itu diserahkan saat Cik Ujang menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri ke-IV Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Kampus Lecah di Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Senin (15/6/2026).
Di hadapan ratusan santri, wali santri, dan tokoh masyarakat, Cik Ujang secara langsung menyampaikan bantuan tersebut kepada calon mahasiswa Al Azhar.
“Bapak bantu Rp5 juta untuk ongkos berangkat ke Mesir, nanti dikirim ke rekening ya,” kata Cik Ujang yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Menurutnya, dukungan kepada mahasiswa berprestasi merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sumsel dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.
Ia menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
“Pesantren selama ini telah berkontribusi besar dalam membangun moral dan karakter masyarakat. Dari pesantren lahir generasi yang menjunjung nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan,” ujarnya.
Cik Ujang menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan pondok pesantren di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menimba pendidikan di pesantren dapat menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan agama.
Menurut dia, keberhasilan para santri tidak terlepas dari peran orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi serta memberikan dukungan selama proses pendidikan.
“Teruslah belajar, jaga akhlak, dan amalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kemajuan masyarakat, daerah, bangsa, dan agama,” pesan Cik Ujang. (#)














