OKI, SUMSEL  

Herman Deru Soroti Karhutla OKI, Apresiasi Petugas Bertaruh Nyawa di Garis Depan

Foto : Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKI dalam rangka Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI Tahun 2026, Senin (12/10/2026)

OKI, TRIKPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus meluas dan membahayakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKI dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI Tahun 2026 di Kantor DPRD OKI, Senin (12/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Herman Deru memberikan apresiasi kepada para petugas yang berjibaku memadamkan api di lapangan. Menurutnya, perjuangan para personel di tengah ancaman kebakaran merupakan bentuk pengabdian besar yang patut dihargai.

“Para petugas tidak bekerja untuk mencari pujian. Apa yang kalian lakukan merupakan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah. Bagi kita yang tidak berada di titik api, minimal kita mendoakan agar mereka senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” ujar Herman Deru.

Ia mengungkapkan, dirinya bersama Bupati OKI Muchendi bahkan pernah bermalam di Desa Jungkal untuk melihat secara langsung perjuangan petugas dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Pengalaman tersebut, kata Herman Deru, memperlihatkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja keras, komunikasi, serta koordinasi yang kuat dari seluruh unsur terkait.

Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pemadaman melalui water bombing hingga pengerahan personel darat. Namun, ia menegaskan bahwa langkah pencegahan harus semakin diperkuat agar risiko kebakaran dan dampak kabut asap dapat ditekan.

Herman Deru juga mengajak pemerintah daerah, petugas, dan masyarakat untuk tidak menyerah menghadapi karhutla yang berulang kali menjadi tantangan di wilayah OKI.

Selain menyoroti karhutla, Herman Deru mengapresiasi kekompakan Pemerintah Kabupaten OKI, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai persoalan, mulai dari penanganan bencana hingga peningkatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.

“Saya bangga dengan segala keterbatasan yang ada, Kabupaten OKI mampu bertahan dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Semoga kabupaten ini terus maju bersama masyarakatnya,” katanya.

Herman Deru menilai peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan ke depan.

Ia juga menyebut keberlanjutan kepemimpinan di Kabupaten OKI sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga arah pembangunan agar tetap terarah.

“Alhamdulillah, estafet kepemimpinan tidak mengubah arah dan tujuan pembangunan. Perhatian saya bersama Pak Muchendi bukan sekadar hubungan gubernur dan bupati, tetapi bagaimana setiap pembahasan yang dilakukan benar-benar terarah pada pembangunan Kabupaten OKI,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati OKI Muchendi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas bencana karhutla yang terjadi di wilayahnya. Ia menegaskan pemerintah daerah terus melakukan penanganan dan koordinasi untuk mengurangi dampak kebakaran.

Menurut Muchendi, pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat karhutla sebagai langkah memperkuat koordinasi dan respons terhadap perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami terus melakukan koordinasi karena kami menyadari bahwa karhutla bukan hanya persoalan asap, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Kepada seluruh satgas dan para pejuang di garis depan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas peran dan pengabdiannya,” kata Muchendi.

Ia menambahkan, Pemkab OKI terus memantau situasi karhutla, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan akibat dampak kabut asap.

Di sisi pembangunan, Muchendi mengatakan berbagai capaian daerah merupakan hasil kerja keras dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Pemerintah kabupaten juga terus menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mendukung program pembangunan, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

Pemkab OKI turut mendorong peningkatan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Dukungan Pemprov Sumsel, DPRD Sumsel, serta pemerintah pusat diharapkan semakin kuat, khususnya untuk pembangunan jalan-jalan strategis.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI, pemerintah daerah berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin solid, baik dalam menangani karhutla maupun mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (#)