SUMSEL  

Kapolda Sumsel Rangkul Tokoh Lintas Agama, Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas

Foto : Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana bersilaturahmi dan makan siang bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda di Auditorium Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu (28/10/2026),

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama tokoh lintas agama dan masyarakat di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB itu dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Irwansyah, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Iwan Sonjaya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Selatan, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat di tengah keberagaman. Sinergi lintas elemen dinilai penting untuk menjaga keharmonisan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama lintas keyakinan, dilanjutkan makan siang bersama dan penyampaian pandangan dari Ketua FKUB Sumsel. Kapolda Sumsel kemudian menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi dalam menjaga kerukunan dan perdamaian di Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana menegaskan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata. Partisipasi masyarakat diperlukan agar situasi yang aman dan kondusif dapat terwujud secara berkelanjutan.

“Polri tidak bisa berjalan sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Semangat utama pengabdian kami tertuang dalam komitmen Polisi Bersama Masyarakat, di mana kepolisian dan seluruh elemen warga saling mendukung dan bergandengan tangan untuk memastikan rasa aman hadir dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rony.

Menurut dia, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dijaga agar persoalan sosial dapat dibahas secara bijaksana. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda juga dibutuhkan untuk menyampaikan pesan perdamaian, memperkuat toleransi, serta mencegah kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan konflik.

Melalui pendekatan dialogis, berbagai persoalan diharapkan dapat diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah dan saling menghormati. Dengan demikian, perbedaan di tengah masyarakat tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan bagian dari kehidupan bersama yang perlu dijaga.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ruang silaturahmi dan komunikasi selalu terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menyerap aspirasi, memperkuat kemitraan, serta hadir bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketenteraman di Sumatera Selatan,” ujar Nandang.

Polda Sumsel berharap kemitraan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda semakin kuat. Komitmen “Polisi Bersama Masyarakat” diharapkan diwujudkan melalui kerja sama nyata dalam menjaga toleransi, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana aman, damai, dan harmonis di Sumatera Selatan.