PALEMBANG, TRIKPOS.COM — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) membutuhkan kekuatan bersama. Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan, kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi kebakaran sekaligus menekan dampak kabut asap.
Menurut Cik Ujang, karhutla merupakan persoalan yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu institusi. Penanganannya membutuhkan koordinasi dan keterlibatan seluruh elemen di lapangan, terutama ketika kebakaran terjadi di tengah kondisi kemarau.
Hal itu disampaikan Cik Ujang seusai menghadiri Upacara Parade Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Apron Bravo Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Senin (5/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dalam menjaga keamanan dan membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan di daerah.
“Selamat ulang tahun yang ke-81. Semoga TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, serta bersama Provinsi Sumatera Selatan bersatu dan kuat,” ujar Cik Ujang.
Ia menilai semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat perlu terus diperkuat, termasuk dalam menghadapi bencana lingkungan seperti karhutla.
Cik Ujang menegaskan, pemadaman api harus dilakukan secara terpadu agar kebakaran tidak meluas dan dampak asap dapat segera diminimalkan.
“Apalagi untuk memadamkan api dan kebakaran hutan dan lahan ini harus bersama-sama rakyat, TNI, dan Polri supaya asapnya bisa segera diatasi,” tegasnya.
Selain upaya penanganan di lapangan, Cik Ujang juga berharap kondisi cuaca segera membaik. Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tersebut, jajaran Forkopimda Sumsel turut memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan kebaikan daerah.
Doa tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar musim kemarau segera berakhir sehingga hujan dapat turun dan membantu mengurangi potensi maupun dampak karhutla.
“Tadi kita juga sudah berdoa bersama. Insyaallah doanya mustajab untuk segera turun hujan,” pungkasnya.
Upacara HUT ke-81 TNI tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Sumsel serta para bupati dan wali kota se-Sumsel, baik secara langsung maupun melalui perwakilan. (#)













