Paritrana Award 2025, Pemprov Sumsel Apresiasi Daerah dan Perusahaan Peduli Pekerja

Foto : Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, yang hadir langsung menyerahkan penghargaan

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, desa, dan perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan tenaga kerja melalui ajang Paritrana Award 2025. Acara ini digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (27/8).

Penghargaan tersebut diberikan kepada pihak-pihak yang konsisten mengimplementasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Proses penilaian dilakukan oleh sembilan juri dari berbagai unsur masyarakat.

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, yang hadir langsung menyerahkan penghargaan menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja, khususnya sektor informal. “Pekerja informal juga berhak mendapatkan perlindungan. Saya mengajak semua pihak untuk ikut peduli,” ujar Herman Deru.

Ia berharap penghargaan ini menjadi pemicu agar lebih banyak perusahaan dan pemerintah daerah meningkatkan kepedulian terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan. “Semakin banyak yang peduli, semakin sejahtera masyarakat kita,” tegasnya.

Herman Deru juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan atas pelayanan cepat, termasuk pemberian santunan pendidikan bagi anak pekerja. “Ini bentuk kepedulian yang luar biasa,” katanya.

Gubernur menargetkan cakupan perlindungan pekerja di Sumsel naik dari 31,33 persen menjadi 51 persen pada 2025. “Target ini hanya bisa tercapai jika kita semua bekerja sama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhidin, mengatakan Paritrana Award merupakan motivasi untuk memperluas kepesertaan BPJS. Saat ini, tercatat 2,7 juta pekerja formal dan informal telah terdaftar.

“Program ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga pemberdayaan dan jaminan pendidikan. Beasiswa hingga Rp174 juta kami berikan untuk dua anak peserta yang meninggal dunia,” jelasnya.

Muhidin berharap penghargaan ini semakin mendorong komitmen semua pihak memberikan perlindungan sosial bagi pekerja. “Kita ingin seluruh pekerja Sumsel bebas cemas dan terlindungi dari risiko kerja,” pungkasnya.