SEKAYU, TRIKPOS.com — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi mengumumkan peserta yang lulus seleksi Rekrutmen Pelatihan Migas Tahun 2026. Sebanyak 40 peserta terpilih akan segera diberangkatkan mengikuti pelatihan di PPSDM Migas Cepu sebagai bagian dari upaya mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing di industri energi.
Bupati Muba, HM Toha Tohet, menegaskan program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.
“Kita ingin masyarakat Muba tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Pelatihan ini menyiapkan SDM bersertifikasi dengan standar industri nasional agar mampu bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga teknis di sektor migas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan industri migas di wilayah Musi Banyuasin harus memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal, terutama dalam membuka peluang kerja.
Tekankan Skill dan Integritas
Wakil Bupati Muba, Kiai Abdur A. Rohman Husen, menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dan karakter kerja bagi para peserta.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan maksimal. Tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga mental kerja, disiplin, dan integritas yang harus dibangun,” katanya.
Ia berharap program ini mampu melahirkan tenaga kerja profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki etos kerja tinggi.
Seleksi Ketat dan Registrasi Ulang
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, menjelaskan bahwa proses seleksi telah dilaksanakan secara ketat pada 14 April 2026 di Aula BLK Sekayu.
Peserta yang lulus terbagi dalam dua bidang utama, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Juru Ikat Beban (rigger).
Para peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang pada:
- Hari/Tanggal: Selasa, 28 April 2026
- Waktu: Pukul 09.00 WIB hingga selesai
- Lokasi: Kantor Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin
“Registrasi ulang menjadi tahapan penting sebelum keberangkatan ke PPSDM Migas Cepu,” kata Herryandi.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi informasi. Masyarakat dapat memantau perkembangan melalui kanal resmi Disnakertrans Muba di media sosial.
Program pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan SDM unggul, meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, serta memperkuat peran masyarakat Muba dalam industri migas nasional. (#)















