PALEMBANG, TRIKPOS.com | Sudah sekitar satu tahun Masmuda, 77 tahun, hanya bisa terbaring di rumah setelah terserang stroke. Kondisi tersebut membuat warga Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, itu tidak lagi dapat berjalan dan membutuhkan perhatian keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Di tengah keterbatasan tersebut, perhatian datang dari Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Provinsi Sumatera Selatan. Organisasi masyarakat itu mendatangi kediaman Masmuda pada Selasa (15/9/2026) sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok.
Bantuan yang diberikan berupa beras, telur dan sejumlah kebutuhan sembako lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga Masmuda.
Wakil Ketua Umum PMPB Provinsi Sumsel, Hilda, hadir mewakili Ketua Umum PMPB Provinsi Sumsel Yusuf Malaya. Dalam kunjungan tersebut, Hilda bersama jajaran Srikandi, Humas, Satgas, Rescue PMPB Sumsel serta PAC Kertapati.
Kunjungan itu turut didampingi Lurah Keramasan Virgiyanti, S.Sos., M.Si., serta tokoh masyarakat dan Ketua RT 22/RW 05, Rudianto.
Masmuda yang merupakan istri Robani tinggal di Jalan Putri Dayang Rindu, RT 22/RW 05, Kelurahan Keramasan. Kondisi stroke yang dialaminya membuat ruang geraknya terbatas dan aktivitas sehari-hari harus mendapat bantuan.
Kehadiran PMPB pun mendapat apresiasi dari lingkungan setempat. Rudianto mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga Masmuda.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan uluran tangan yang telah memberikan bantuan berupa sembako, seperti beras, telur dan lainnya,” ujar Rudi, ketua RT 22.
Menurut dia, bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat membantu keluarga Masmuda memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Hilda, Waketum PMPB Sumsel menyatakan kepedulian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran organisasi di tengah warga. Bantuan diberikan dengan turun langsung menemui masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian.
Selain menyerahkan sembako, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi PMPB untuk melihat secara langsung kondisi warga dan mengetahui kebutuhan mereka.
Bagi keluarga Masmuda, bantuan tersebut bukan sekadar sembako. Perhatian yang diberikan menjadi bentuk dukungan bagi seorang lansia yang selama setahun harus menjalani kehidupan dalam keterbatasan akibat stroke.
Laporan: Mursalan /tim













