TRIKPOS,COM, PALEMBANG | Puluhan massa tergabung dalam Aliansi Rakyat Mahasiswa Musi Banyuasin (ALARAM) gelar aksi di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jum’at (30/9/2022). Massa menuntut tolak transportasi angkut Batubara di Jalan Negara Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Aksi massa diterima oleh Kabid Teknik dan Penerimaan Minerba Dinas ESDM Provinsi Sumsel Arya Sentanu Pasek sekaligus menanda tangani berita acara aksi massa.
Terkait dengan tuntutan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Alaram yang telah sangat perhatian dengan kondisi infrastruktur jalan di Sumsel sehingga bisa diketahui.
“Tuntutan masyarakat Muba nantinya akan dikaji dan di cek perusahaan perusahaan tersebut,” ucapnya.
Nantinya, tuntutan aksi di hari ini akan disampaikan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru.
Koordinator Aksi, Amrullah
meminta Gubernur Sumsel Herman Deru turun langsung ke lokasi mengecek kondisi jalan hancur di Kabupaten Musi Banyuasin akibat angkutan batubara.
“Kami meminta Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menegur perusahaan pertambangan terkait banyaknya perusahaan batubara yang menggunakan jalur angkutan umum di Kabupaten Muba, tepatnya di seputaran wilayah Sanga Desa, Babat Toman, Lawang Wetan, Sekayu, Lais, Keluang, Babat Supat yang mengakibatkan jalan rusak, hujan berlumpur, panas berdebu,” katanya.
Selanjutnya, kata Amrullah meminta pemerintah provinsi untuk berkoordinasi dengan instansi instansi terkait dalam penertiban perusahaan batubara di kabupaten Muba.
“Khususnya perusahaan yang menggunakan jalur jalan umum yang hari ini sangat berdampak buruk terhadap aktivitas masyarakat Muba khususnya di wilayah Kecamatan Sanga Desa dan Babat Toman,” jelasnya.
Kemudian, tambah Amrullah meminta pemerintah provinsi dan DPRD Sumsel untuk memanggil perusahaan PT Batubara Mandiri, Astaka Dodol, Baturona Adimulya, PT Tri Aryani, PT Utama Wira Karya Jaya Perkasa dan perubahan batubara lainnya merumuskan jalur batubara khusus pengangkutan.
“Kami duga nama nama perusahaan tersebut telah menggunakan jalur jalan umum untuk pengangkutan batubara. Sekaligus merumuskan jalur angkut batubara ke jalan khusus sehingga tidak lagi menggunakan jalan umum,” tandasnya. (Iwan)
Caption : Aliansi Rakyat Mahasiswa Musi Banyuasin (ALARAM) gelar aksi di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jum’at (30/9/2022).














