Gubernur Herman Deru Ajak Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak Hadapi Perubahan Zaman

Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan sambutan saat menghadiri Pengajian Akbar Harlah ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan halal bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur, Senin (11/5/2026).

OKU TIMUR, TRIKPOS.com — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajak para orang tua untuk mempersiapkan generasi muda yang berani, tangguh, dan berakhlak agar mampu menghadapi perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat.

Pesan itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir (Harlah) ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan halal bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo, di halaman Ponpes Al Istiqomah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (11/5/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang telah mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pola komunikasi sehari-hari.

“Silaturahmi jangan sampai hilang. Dulu saat saya menjadi bupati, yang memegang handphone hanya camat. Sekarang semua orang mencari sinyal. Perubahan dunia begitu cepat dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” kata Herman Deru.

Ia mencontohkan kemudahan komunikasi saat ibadah haji melalui panggilan video, hingga pengalaman masyarakat menjalani Lebaran secara virtual pada masa pandemi COVID-19.

Meski teknologi membawa banyak kemudahan, Herman Deru menegaskan kemajuan tersebut tidak boleh mengikis kepedulian sosial dan kebersamaan antarmanusia.

“Kita tidak bisa menghindari silaturahmi. Kemajuan teknologi jangan sampai membuat kita menjadi manusia yang masa bodoh. Kita harus tetap peduli dan menjaga pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Menurut dia, tantangan terbesar saat ini bukan hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk anak-anak yang memiliki karakter kuat dan keberanian menghadapi perubahan.

“Anak pintar dan anak cerdas sudah banyak, anak yang berakhlak juga banyak. Tapi belum tentu mereka memiliki keberanian. Ibu-ibu di sini harus membina anak-anak agar berani tampil dan siap menghadapi perubahan,” katanya.

Herman Deru juga menekankan pentingnya keikhlasan dan ketangguhan dalam menjalani kehidupan.

“Kunci menghadapi perubahan adalah ikhlas. Jadilah manusia yang tangguh, dan salah satu cara menjadi tangguh adalah dengan terus menjaga silaturahmi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, penceramah Anwar Zahid mengingatkan bahwa pangkat, jabatan, dan kedudukan hanyalah titipan Allah SWT yang kelak harus dipertanggungjawabkan.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau turun langsung ke masyarakat dan kebijakannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Anwar Zahid.

Usai menghadiri pengajian akbar, Herman Deru juga meninjau pembangunan Masjid Jami Darul Falah di Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.