Babinsa Pulo Kerto Sigap Tangani Karhutla, Tiga Hektare Lahan Terbakar

Foto : Babinsa Pulo Kerto melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla yang membakar sekitar tiga hektare lahan semak belukar di Jalan Sungai Lacak, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang.

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan semak belukar di Jalan Sungai Lacak RT 14 RW 05, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Selasa (25/8/2026). Api membakar lahan sekitar tiga hektare sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Dani (24), karyawan Waskita, menjadi orang pertama yang melihat kepulan asap dari arah lahan. Setelah memastikan adanya kebakaran, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Respons cepat dilakukan Babinsa Kelurahan Pulo Kerto. Sekitar pukul 13.30 WIB, Babinsa tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan untuk mengetahui titik api sekaligus memperkirakan arah penyebaran kobaran.

Penanganan kemudian diperkuat Manggala Agni Banyuasin. Sekitar pukul 14.15 WIB, satu unit mobil pemadam tiba dan langsung melakukan penyiraman. Petugas juga membuat batas untuk menghambat pergerakan api agar tidak menjalar ke area lain.

Babinsa bersama Manggala Agni dan unsur terkait berjibaku menangani titik-titik api hingga sore. Setelah beberapa jam dilakukan pemadaman dan penyisiran, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan dengan pendinginan.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. Meski kebakaran cukup luas, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan.

Hingga penanganan selesai, pemilik lahan belum diketahui. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul, Babinsa berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta unsur pemadam kebakaran di wilayah Kecamatan Gandus. Pemantauan juga dilakukan terhadap sejumlah titik yang sebelumnya terbakar.

Babinsa mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama ketika kondisi semak belukar dan lahan sedang kering. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan kepulan asap atau titik api.

“Jangan menunggu api membesar. Segera laporkan agar bisa ditangani bersama dan tidak meluas,” imbau Babinsa.

Gerak cepat aparat bersama Manggala Agni dan unsur terkait menjadi upaya penting untuk membatasi penyebaran karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah Pulo Kerto, Gandus.

Laporan : Redaksi