Tangis dan Doa Warnai Pelepasan 76 Guru PGRI Palembang Menuju Tanah Suci

Foto : Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim melepas 76 calon jemaah haji dari PGRI Kota Palembang di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (20/4/2026), disaksikan keluarga dan pengurus organisasi

PALEMBANG, TRIKPOS.com— Pelepasan 76 calon jemaah haji dari kalangan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang berlangsung khidmat di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (20/4/2026). Acara ini menjadi penanda dimulainya perjalanan ibadah ke Tanah Suci sekaligus momentum refleksi spiritual bagi para pendidik.

Prosesi pelepasan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga kematangan mental dan spiritual.

“Ini adalah panggilan mulia yang tidak semua orang mendapatkannya. Persiapkan diri dengan baik, karena setiap rangkaian ibadah membutuhkan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” kata Aprizal.

Ia juga mengingatkan para calon jemaah agar menjaga nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, para jemaah membawa identitas bangsa dan daerah di tengah keberagaman umat Islam dunia.

“Jaga sikap, patuhi arahan petugas, dan perkuat kebersamaan. Tunjukkan bahwa masyarakat Palembang menjunjung tinggi nilai kesantunan dan semangat saling tolong-menolong,” ujarnya.

Pelepasan ditandai dengan ucapan bismillah sebagai simbol dimulainya perjalanan ibadah yang telah lama dinantikan para jemaah. Doa bersama mengiringi prosesi tersebut, menciptakan suasana haru di tengah keluarga yang hadir.

Ketua PGRI Kota Palembang, Zulinto, menyebut kegiatan pelepasan ini sebagai tradisi tahunan yang sarat makna kebersamaan. Ia menilai keberangkatan para guru menjadi kebanggaan tersendiri bagi organisasi.

“Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk kebahagiaan bersama. Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran hingga kembali ke tanah air,” katanya.

Zulinto berharap, sepulang dari Tanah Suci, para guru dapat membawa nilai-nilai spiritual yang lebih kuat dan menjadi teladan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Sejumlah pejabat dan keluarga jemaah turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa. Suasana haru tak terhindarkan ketika para calon jemaah berpamitan dengan keluarga.

Bagi para guru ini, perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga bagian dari pengabdian spiritual yang melengkapi peran mereka sebagai pendidik.