MUSI BANYUASIN, TRIKPOS.com – Pembangunan jalan produksi pertanian, drainase sekolah, dan peningkatan jalan lingkungan menjadi aspirasi yang mendominasi kegiatan Reses Masa Persidangan VI Anggota DPRD Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX di Desa Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin.
Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Air Putih Ulu itu dihadiri anggota DPRD Sumsel Abusari SH MSi, Drs H Tamrin MSi, Susy Imelda Frederika, Alwis Gani SE MM, M Hasan Haikal, dan Andi Rizkiyansyah S.IP, bersama Kepala Desa Air Putih Ulu Bunyamin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, dan anggota Dasa Wisma.
Dalam sesi dialog, Komariah, anggota PKK Desa Air Putih Ulu yang juga Kepala TK Aisyiyah di Desa Sialang Agung, mengusulkan pembangunan drainase di lingkungan sekolah. Menurutnya, saluran air yang memadai diperlukan untuk mencegah genangan yang kerap mengganggu aktivitas belajar mengajar saat musim hujan.
Dari sektor pertanian, Budiantoro yang mewakili Kelompok Tani Margo Tani meminta pemerintah membangun jalan produksi. Ia mengatakan mayoritas warga menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan sehingga akses jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil panen dan meningkatkan produktivitas petani.

Aspirasi lainnya disampaikan Meri yang meminta pembangunan jalan cor beton di Dusun 8 dan Dusun 9 Desa Air Putih Ulu. Perbaikan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar aktivitas ekonomi desa.
Menanggapi usulan tersebut, anggota DPRD Sumsel menyatakan seluruh aspirasi masyarakat telah diterima dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sesuai kewenangan masing-masing.
Khusus usulan pembangunan drainase di TK Aisyiyah, DPRD Sumsel menyebut akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Kementerian Pendidikan, agar usulan tersebut dapat masuk dalam program pembangunan yang relevan.
Reses yang berlangsung pada 3–11 Juli 2026 itu merupakan agenda rutin DPRD Sumsel untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hasilnya akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran daerah. (*)














