PALEMBANG, TRIKPOS.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menghadiri pembukaan Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang digelar di Plaza Lapangan Tembak Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti anggota Linmas dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia sebagai ajang silaturahmi nasional sekaligus penguatan kapasitas aparatur perlindungan masyarakat.
Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, dipercaya menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, serta HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa Satlinmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membantu penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai situasi seperti bencana alam, gangguan ketertiban, hingga kondisi darurat lainnya.
Menurutnya, peran Satlinmas semakin relevan di tengah dinamika sosial saat ini sehingga peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan kesiapsiagaan anggota menjadi hal yang penting untuk terus diperkuat.
“Satlinmas adalah ujung tombak di tingkat masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme harus terus dilakukan agar semakin siap menghadapi tantangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan jambore ini, Edward berharap terbangun silaturahmi dan sinergi yang kuat antaranggota Satlinmas se-Indonesia, sekaligus meningkatkan kompetensi serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk dalam hal partisipasi, keamanan, dan kenyamanan peserta selama berada di Palembang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Syahrizal, menyampaikan bahwa jumlah anggota Satlinmas saat ini mencapai sekitar 1,2 juta orang di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa Satlinmas yang dahulu dikenal sebagai Hansip kini telah berkembang menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan masyarakat, bahkan secara internasional diakui sebagai bagian dari civil defense di bawah International Civil Defence Organization (ICDO).















