Penilaian PHBS dan Posyandu Berprestasi Digelar di Kertapati, Fokus pada Pencegahan Stunting

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Palembang, perangkat Kecamatan Kertapati, dan kader posyandu saat menghadiri penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Posyandu Berprestasi tingkat Kota Palembang di Kelurahan Karya Jaya, Rabu (20/5/2026)

PALEMBANG, TRIKPOS.com— Dinas Kesehatan Kota Palembang menggelar penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus seleksi Posyandu Berprestasi tingkat Kota Palembang di kawasan RT 03 RW 02, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui penguatan peran kader posyandu dan penerapan pola hidup sehat di lingkungan warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin, unsur Kecamatan Kertapati, lurah setempat, perwakilan Puskesmas, serta Bhabinkamtibmas Kertapati Suwandi yang mewakili Kapolsek Kertapati.

Penilaian PHBS dilakukan pada sejumlah tatanan kehidupan masyarakat, mulai dari rumah tangga, sekolah, tempat kerja, hingga fasilitas umum. Beberapa indikator yang menjadi fokus penilaian antara lain kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan sehat, penggunaan jamban layak, pemberantasan jentik nyamuk, larangan merokok di area publik, hingga budaya gotong royong menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, dalam kategori Posyandu Berprestasi, tim penilai menitikberatkan pada dua aspek utama, yakni administrasi dan teknis pelayanan.

Pada aspek administrasi, penilaian meliputi cakupan pelayanan kepada ibu hamil, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Posyandu dengan tingkat partisipasi pelayanan mencapai 91 hingga 100 persen memperoleh nilai tertinggi.

Adapun aspek teknis menilai inovasi kader, manfaat program bagi masyarakat, keberlanjutan kegiatan, dokumentasi, kemampuan presentasi, serta penghargaan yang pernah diraih dalam dua tahun terakhir.

Salah satu petugas Dinas Kesehatan Kota Palembang mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi bagi kader kesehatan agar terus meningkatkan kualitas layanan di tingkat lingkungan.

“Melalui penilaian ini kami ingin memotivasi kader dan masyarakat agar posyandu benar-benar menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar. Posyandu yang aktif dan inovatif sangat membantu menurunkan angka stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi,” ujarnya.

Hasil penilaian nantinya akan menentukan posyandu dan kader terbaik yang akan mewakili Kota Palembang pada ajang serupa di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Pemerintah berharap posyandu berprestasi dapat menjadi model pembinaan bagi posyandu lain dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Warga yang ingin mengetahui jadwal dan lokasi penilaian di wilayah masing-masing dapat berkoordinasi melalui puskesmas atau kantor kelurahan setempat.

Pewarta: Mursalan