PALEMBANG, TRIKPOS.com – Beredarnya video Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam di media sosial yang memicu berbagai spekulasi akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Panglima Kemenangan Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS), Dr. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M.
Zulinto menegaskan bahwa berbagai tudingan yang mengaitkan kondisi Prima Salam dengan penggunaan obat-obatan terlarang sama sekali tidak berdasar. Menurutnya, kondisi yang terlihat dalam video tersebut merupakan dampak dari gangguan kesehatan yang sedang dialami Wakil Wali Kota Palembang.
“Pemberitaan dan narasi yang berkembang di TikTok maupun Instagram itu tidak benar. Saat video itu direkam, Pak Prima memang sedang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan penanganan medis,” tegas Zulinto.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul ramainya perbincangan publik terkait video yang memperlihatkan kondisi Prima Salam sebelum menjalani perawatan di Jakarta.
Zulinto mengungkapkan, dirinya sengaja mendatangi kantor Wakil Wali Kota Palembang untuk memastikan langsung kondisi kesehatan Prima Salam setelah melihat adanya perubahan fisik yang cukup mencolok.
Saat bertemu, ia mengamati sejumlah gejala yang menurutnya perlu segera mendapat perhatian serius dari tenaga medis.
“Saya melihat langsung cara beliau berbicara, saat makan, menulis, hingga gerakan tangannya yang tampak gemetar dan agak kaku. Gejala itu mengingatkan saya pada pengalaman pribadi ketika pernah mengalami stroke ringan,” ujarnya.
Berbekal pengalaman tersebut, Zulinto kemudian menyarankan agar Prima Salam segera menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh melalui prosedur Digital Subtraction Angiography (DSA).
DSA untuk Pastikan Kondisi Pembuluh Darah
DSA merupakan metode pencitraan medis yang digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah secara detail. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi adanya penyempitan, sumbatan, kelainan pembuluh darah, hingga risiko gangguan neurologis yang memerlukan penanganan cepat.
Menurut Zulinto, pemeriksaan tersebut penting dilakukan agar dokter dapat mengetahui secara pasti penyebab gangguan kesehatan yang dialami Prima Salam.
“Saya menyarankan beliau untuk segera melakukan DSA supaya kondisi kesehatannya bisa diketahui secara jelas dan mendapatkan penanganan yang tepat,” katanya.
Atas saran tersebut, Prima Salam kemudian bertolak ke Jakarta dan menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Zulinto mengaku sempat menawarkan bantuan untuk mempercepat proses administrasi karena khawatir kondisi kesehatan Prima Salam membutuhkan penanganan segera.
Namun setibanya di Jakarta, seluruh proses pemeriksaan dan pelayanan medis telah berjalan dengan baik sehingga tindakan medis dapat langsung dilakukan.
“Alhamdulillah pemeriksaan DSA sudah dilaksanakan. Karena itu saya berani memastikan bahwa kondisi yang terlihat dalam video tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan yang sedang dialami beliau, bukan seperti tuduhan yang beredar di media sosial,” tegasnya.
Kondisi Mulai Membaik
Kabar menggembirakan datang dari RSPAD Gatot Soebroto. Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi kesehatan Prima Salam saat ini terus menunjukkan perkembangan positif dan berangsur membaik setelah menjalani serangkaian pemeriksaan serta perawatan medis.
Karena itu, Zulinto mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan lebih mengedepankan fakta dibanding spekulasi.
“Masyarakat jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari potongan video beberapa detik. Klarifikasi dan fakta harus menjadi pegangan agar tidak menimbulkan fitnah yang merugikan seseorang,” ujarnya.
Ia juga meminta doa seluruh masyarakat Kota Palembang agar Prima Salam segera pulih sepenuhnya dan dapat kembali menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik bersama Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
“Yang terpenting saat ini adalah memberikan ruang bagi beliau untuk fokus menjalani pemulihan. Mari kita doakan agar Pak Prima Salam segera sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa melayani masyarakat Palembang,” tutup Zulinto.















