PALEMBANG, TRIKPOS.com | Pemerintah Kota Palembang mulai mempercantik kawasan tepian Sungai Musi melalui Gerakan Bakti Sosial Pengecatan Rumah Warga di Kecamatan Seberang Ulu I. Program ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1343 sekaligus upaya memperkuat identitas kota berbasis sejarah dan budaya.
Gerakan yang melibatkan masyarakat, perangkat daerah, dan berbagai komunitas tersebut secara resmi dicanangkan Wali Kota Palembang melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Bastari, kegiatan ini bukan sekadar mengecat rumah warga, melainkan gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan merawat identitas Palembang sebagai salah satu kota tertua di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan rasa bangga, rasa memiliki, dan kecintaan masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Bastari.
Ia mengatakan, kawasan tepian Sungai Musi memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu wajah utama Kota Palembang. Sejak masa lampau, Sungai Musi tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi dan pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi saksi sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya.
Karena itu, penataan dan pengecatan rumah-rumah di bantaran sungai diharapkan menciptakan suasana yang lebih tertata, bersih, dan menarik sehingga mampu memberikan pengalaman visual yang lebih baik bagi warga maupun wisatawan.
“Keindahan tepian Sungai Musi diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata. Dengan tampilan yang lebih berwarna, rapi, dan estetik, kawasan ini akan memberikan kesan yang lebih menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” katanya.
Bastari menegaskan, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui semangat gotong royong.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut usia ke-1343 Kota Palembang.
“Ketika masyarakat dan pemerintah bergerak dalam satu semangat yang sama, maka perubahan positif akan lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa usia Palembang yang telah mencapai 1.343 tahun merupakan warisan sejarah yang harus dijaga dan dilestarikan.
“Kita tidak hanya mengecat tembok, tetapi sedang menorehkan semangat baru di atas kanvas sejarah yang telah terbentang selama lebih dari satu milenium,” tuturnya.
Pemkot Palembang optimistis proses pengecatan rumah-rumah warga di kawasan tepian Sungai Musi dapat diselesaikan dalam dua hari. Dengan wajah baru yang lebih berwarna dan tertata, kawasan tersebut diharapkan menjadi representasi Palembang sebagai kota yang maju, bersih, indah, berbudaya, dan ramah wisata.
“Jangan pernah malu dengan kampung kita dan tepian sungai kita. Sungai Musi adalah warisan yang tak ternilai dan harus kita jaga bersama,” tegas Bastari.(#)














