PALEMBANG, TRIKPOS.com — Hamparan rawa di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, perlahan berubah menjadi jalur harapan. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, deretan batang cerucuk terus ditanam ke dalam tanah lunak sebagai fondasi utama pembangunan jalan sepanjang 750 meter.
Tahapan pemasangan cerucuk menjadi pekerjaan yang paling menentukan. Di atas kontur tanah rawa yang labil, batang-batang kayu itu berfungsi menopang struktur jalan agar tetap kuat, stabil, dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Tanpa fondasi yang kokoh, pembangunan jalan akan sulit memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dibawah terik matahari pagi, personel Satgas TMMD bersama warga bekerja tanpa mengenal lelah. Sebanyak 12 prajurit TNI dan empat warga bergotong royong menanam cerucuk satu per satu. Kekompakan mereka menjadi gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos, mengatakan pemasangan cerucuk merupakan tahapan krusial yang akan menentukan kualitas jalan yang sedang dibangun.
“Cerucuk dalam dipasang untuk memperkuat struktur tanah sebagai pondasi jalan sehingga konstruksi menjadi lebih kokoh dan tidak mudah mengalami penurunan. Kami optimistis pekerjaan dapat selesai sesuai target karena didukung semangat gotong royong personel Satgas bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurut Erik, kehadiran jalan tersebut nantinya tidak hanya mempermudah akses warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat, hingga memudahkan mobilitas sehari-hari yang selama ini terkendala kondisi jalan.
Program TMMD Ke-129 tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. (#)













