PALEMBANG, TRIKPOS.com– Harapan Ibu Suarni untuk memiliki rumah yang aman dan layak huni semakin mendekati kenyataan. Memasuki hari ke-11 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, proses rehabilitasi rumah miliknya di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, RT 20 RW 06, Kelurahan Talang Jambe, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Jika beberapa hari lalu bangunan itu masih didominasi material dan rangka, kini wajah rumah mulai tampak utuh. Personel Satgas TMMD bergerak cepat memasang kusen pintu dan jendela, sekaligus mengerjakan rangka taso serta tebeng layar yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi atap.
Setiap tahap dikerjakan dengan penuh ketelitian. Bagi Satgas TMMD, pembangunan bukan sekadar mengejar target waktu, tetapi memastikan rumah yang dibangun benar-benar kokoh, nyaman, dan dapat dihuni dalam jangka panjang oleh pemiliknya.
Wakil Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan progres pembangunan RTLH milik Ibu Suarni terus mengalami peningkatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Pada hari ke-11 ini kami memfokuskan pekerjaan pada pemasangan kusen pintu dan jendela serta penyelesaian kerangka taso dan tebeng layar. Seluruh personel bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan kualitas agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dery, rehabilitasi rumah warga merupakan salah satu sasaran prioritas TMMD karena menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat, yakni tempat tinggal yang layak.
Ia optimistis seluruh pekerjaan dapat dirampungkan tepat waktu sehingga Ibu Suarni segera dapat menempati rumah yang lebih aman dan nyaman bersama keluarganya.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong dan kerja sama lintas sektor, TMMD diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah yang menjadi sasaran.













