PALEMBANG, TRIKPOS.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang mendapat apresiasi dari DPRD Kota Palembang. Program pembangunan yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat tersebut dinilai memberikan dampak nyata, khususnya bagi warga di Kecamatan Sukarami.
Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) II dari Fraksi Partai NasDem, Andri Adam, SH., MH., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan TMMD yang berlangsung di wilayah Kelurahan Talang Jambe dan Talang Betutu.
Menurutnya, pembangunan di kawasan tersebut menunjukkan perkembangan positif dan patut mendapat dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
“Sebagai wakil rakyat yang mewakili masyarakat Kota Palembang, terutama wilayah Sukarami yang saat ini ada program TMMD ke-129, syukur Alhamdulillah kami sangat mensupport program ini,” ujar Andri , Senin (27/7/2026).
Ia berharap program TMMD dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, termasuk kebutuhan air bersih, dapat ditangani secara bertahap.
“Harapannya program seperti ini dapat terus berkelanjutan sehingga persoalan seperti air bersih dapat teratasi,” tambahnya.
Salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang kini mulai dirasakan manfaatnya adalah pembangunan sumur bor di Mushola Hidayatullah, RT 14 RW 05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Pembangunan fasilitas tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini berharap memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan layak.
Wakil Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami memastikan sumur bor yang telah dibangun dapat berfungsi optimal dan langsung memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran air bersih diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,” kata Letkol Dery.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan dan kawasan yang membutuhkan perhatian.













