PALEMBANG, TRIKPOS.com — Deretan cerucuk gelam dipancang satu per satu di hamparan tanah Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Senin (3/8/2026). Bagi personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, pekerjaan itu merupakan bagian dari proses konstruksi. Namun bagi warga, setiap batang kayu yang tertanam menjadi penanda bahwa akses yang selama ini dinantikan mulai terwujud.
Memasuki hari ke-19 pelaksanaan TMMD, pembangunan jalan sepanjang 750 meter terus dikebut. Tahapan yang kini dikerjakan adalah pemasangan cerucuk gelam sebagai pondasi untuk memperkuat badan jalan, terutama di kawasan yang memiliki struktur tanah labil.
Pekerjaan tersebut melibatkan 12 personel TNI bersama empat warga. Di bawah terik matahari, mereka bekerja berdampingan menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Pemandangan itu menggambarkan semangat gotong royong yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD di berbagai daerah.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Nopianto, S.Sos., mengatakan pembangunan jalan bukan sekadar mengejar target fisik. Infrastruktur yang dibangun harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan bertahan dalam jangka panjang.
“Karena itu setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan teliti. Kami ingin jalan yang dibangun melalui TMMD ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk mobilitas maupun mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Jalan sepanjang 750 meter tersebut diharapkan menjadi akses yang mempermudah warga menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran infrastruktur yang lebih layak diyakini akan memangkas hambatan transportasi, memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat, sekaligus meningkatkan konektivitas antarkawasan di Talang Jambe.
Di balik proses pembangunan yang terus berlangsung, TMMD juga menghadirkan ruang kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat. Gotong royong yang terbangun selama pengerjaan menjadi nilai yang melengkapi hasil fisik pembangunan. Ketika jalan itu nantinya selesai dan mulai dilalui warga, yang tersisa bukan hanya infrastruktur baru, tetapi juga jejak kolaborasi yang dibangun bersama untuk kemajuan lingkungan. (WAN)













