PALEMBANG, TRIKPOS .com– Sehari sebelum penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, pekerjaan di lapangan masih berlangsung. Satgas TMMD memastikan sejumlah sasaran fisik, termasuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Karyo, benar-benar siap sebelum program resmi ditutup.
Rumah Karyo kini memasuki fase finishing. Personel Satgas melakukan pemeriksaan pada bagian-bagian yang telah dikerjakan, sekaligus merapikan lingkungan sekitar rumah.
Tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan, pengecekan dilakukan untuk memastikan hasil rehabilitasi memenuhi aspek kerapian dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.
Sisa material pembangunan ditata dan area sekitar rumah dibersihkan. Langkah ini dilakukan agar rumah yang telah direhabilitasi dapat langsung dimanfaatkan dalam kondisi yang lebih baik setelah seluruh rangkaian TMMD berakhir.
Perubahan tersebut menjadi bagian yang paling dirasakan Karyo dan keluarganya. Rumah yang sebelumnya membutuhkan sejumlah pembenahan kini tampil lebih layak sebagai tempat tinggal.
Dalam prosesnya, pembangunan juga melibatkan masyarakat. Warga bersama personel Satgas bergotong royong menyelesaikan berbagai pekerjaan hingga tahap akhir.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa seluruh sasaran tetap mendapat perhatian sampai pekerjaan dinyatakan selesai.
“Kita ingin setiap rumah yang direhabilitasi benar-benar memberikan manfaat kepada keluarga penerima. Karena itu, sampai menjelang penutupan pun masih kita lakukan finishing, pengecekan dan pembersihan,” ujarnya.
Ia mengatakan rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan kualitas hidup warga.
Dengan penutupan TMMD ke-129 yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026, RTLH Karyo menjadi salah satu sasaran yang memperlihatkan hasil kolaborasi TNI dan masyarakat.
Bagi keluarga Karyo, rampungnya rehabilitasi rumah bukan sekadar selesainya sebuah pekerjaan. Rumah tersebut kini membawa harapan baru untuk memiliki hunian yang lebih aman dan nyaman.
Laporan : Redaksi













