Sultan Muda Onboarding Day 2026, OJK dan Pemprov Sumsel Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda

Foto : Pelatihan Kewirausahaan Muda Sultan Muda Onboarding Day 2026 di Kantor OJK Sumsel, Palembang, diikuti ratusan pemuda dan calon wirausaha.

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Sumsel, Palembang, 30 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program tersebut diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.

Pelatihan diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel dengan dukungan OJK serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta yang terdiri dari pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha. Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan adaptif terhadap dinamika ekonomi.

Kepala Dispora Sumsel, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda.

“Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas pemuda melalui pengembangan kewirausahaan. Kami ingin memastikan peserta tidak hanya memiliki ide usaha, tetapi juga dibekali keterampilan, akses pendampingan, legalitas usaha, serta pembiayaan agar mampu menciptakan usaha berkelanjutan dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. H. Panji Cahyanto, menyebut pembangunan kewirausahaan pemuda sebagai fokus strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung target 100.000 Sultan Muda. Penguatan kapasitas generasi muda, baik dari sisi teknis, manajerial, maupun pengelolaan usaha, sangat diperlukan agar mampu menjadi wirausaha yang tangguh dan produktif,” katanya.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, melalui Leader’s Insight, menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi utama dalam membangun wirausaha muda yang berkelanjutan.

“Melalui Sultan Muda Onboarding Day 2026, OJK bersama Pemprov Sumsel mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas, literasi dan inklusi keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan dan pasar. Program ini tidak hanya mencetak wirausaha baru, tetapi juga mendorong pelaku usaha naik kelas, menjadi bankable, adaptif terhadap digitalisasi, dan mampu menembus pasar lebih luas, termasuk ekspor,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan seremoni onboarding, penyerahan simbolis inklusi keuangan kepada UMKM muda, serta bantuan dari Pemprov Sumsel sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kewirausahaan pemuda.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, OJK dan Pemprov Sumsel berharap ekosistem kewirausahaan muda yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan dapat terus tumbuh serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah menuju Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua. (#)