MUARA ENIM, TRIKPOS.com– Harapan untuk memiliki hunian yang layak akhirnya mulai terlihat bagi Wawan (35), warga Dusun I Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Rumah sederhana yang ditempatinya bersama istri dan dua anaknya diusulkan untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muara Enim.
Usulan tersebut disampaikan oleh pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setelah melihat kondisi rumah Wawan yang dinilai sudah tidak layak huni.
Wakil Ketua BPD Desa Tanjung Jati, Tarmidi, mengatakan pihaknya berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu tersebut.
“Rumah Pak Wawan kondisinya sangat memprihatinkan sehingga kami mengusulkan agar mendapatkan program bedah rumah dari Dinas Perkim Kabupaten Muara Enim,” kata Tarmidi, Rabu (24/6/2026).
Wawan mengaku bersyukur karena rumahnya telah mendapat perhatian dari pemerintah desa dan telah diusulkan untuk dilakukan perbaikan.
Menurut dia, kondisi rumah yang ditempatinya saat ini sangat terbatas. Selain berukuran kecil, rumah tersebut juga belum memiliki fasilitas kamar mandi yang memadai.
“Kami berharap pihak Dinas Perkim segera melakukan survei dan dapat membantu pembangunan rumah kami agar lebih layak untuk ditempati bersama keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun I Desa Tanjung Jati, Heriansyah, menjelaskan bahwa usulan bedah rumah diajukan setelah pemerintah desa melakukan pendataan terhadap warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.
Setelah dilakukan peninjauan lapangan, kata dia, kondisi bangunan memang dinilai layak menerima bantuan karena mengalami banyak kerusakan.
“Atap rumah bocor, dinding sudah lapuk, dan beberapa bagian bangunan cukup membahayakan keselamatan penghuni. Tiang penyangga rumah juga sudah tidak kokoh,” ungkap Heriansyah.
Pemerintah Desa Tanjung Jati berharap program bedah rumah tersebut dapat segera direalisasikan sehingga keluarga Wawan dapat menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Dengan pekerjaan yang tidak menentu, Wawan mengaku sulit melakukan renovasi rumah secara mandiri. Karena itu, bantuan pemerintah dinilai menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Pewarta: Deni Gumay














