SEKAYU , TRIKPOS.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) terus mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Komitmen tersebut ditegaskan melalui rapat koordinasi (rakor) virtual yang digelar Kamis (15/1/2026).
Rakor yang diikuti dari Ruang Rapat Randik, Sekretariat Daerah Kabupaten Muba ini diinisiasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten melalui LTKL. Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Muba Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Dr Drs Iskandar Syahrianto, jajaran Sekretariat LTKL, serta perwakilan kabupaten anggota LTKL lainnya.
Perwakilan Sekretariat LTKL, Ristika Putri Istanti, menjelaskan bahwa rakor bertujuan memantau perkembangan penanganan banjir di Aceh Tamiang sekaligus menyusun langkah dukungan lanjutan dari anggota dan mitra LTKL.
“Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman antar daerah yang pernah menghadapi bencana serupa, sekaligus merumuskan kebutuhan yang paling mendesak ke depan,” ujar Ristika.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dan mitra LTKL atas dukungan donasi yang telah disalurkan melalui LTKL untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sigi Muhammad Zein yang mewakili Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae selaku Ketua Umum LTKL, mengungkapkan bahwa LTKL telah menjadwalkan pengiriman bantuan logistik ke Aceh Tamiang pada 27–29 Januari 2026.
“Agenda kunjungan meliputi silaturahmi dan diskusi dengan pemerintah setempat, penyaluran bantuan secara simbolis, serta peninjauan langsung ke lokasi terdampak,” kata Muhammad Zein.
Mewakili Bupati Muba HM Toha Tohet, Staf Ahli Bupati Muba Dr Drs Iskandar Syahrianto mengapresiasi langkah cepat LTKL dalam mengoordinasikan bantuan lintas daerah. Ia menyebut, Pemkab Muba sebelumnya telah lebih dahulu menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak bencana.
“Pemkab Muba telah menyalurkan donasi kemanusiaan lebih dari Rp1,5 miliar, serta bantuan tiga truk berisi pakaian layak pakai, sembako, dan kebutuhan lainnya ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ungkapnya.
Iskandar juga menyampaikan masukan terkait kebutuhan mendesak di Aceh Tamiang, seperti pembangunan sumur bor untuk penyediaan air bersih serta bantuan perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah terdampak banjir.
“Terkait rencana kunjungan LTKL ke Aceh Tamiang, hal ini telah kami laporkan kepada Bupati. Insyaallah, dari Muba juga akan turut berpartisipasi,” pungkasnya. (#)
