KAYUAGUNG, TRIKPOS.com– Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaporkan capaian kinerja sepanjang 2025 melalui penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna DPRD OKI, Senin (30/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD OKI Farid Hadi Sasongko dan dihadiri unsur Forkopimda serta anggota dewan. LKPJ tersebut menjadi bagian dari kewajiban konstitusional kepala daerah sekaligus bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan, LKPJ tidak sekadar laporan formal, melainkan instrumen untuk memperbaiki kualitas pembangunan ke depan.
“LKPJ ini menjadi bahan evaluasi bersama agar pembangunan ke depan lebih baik, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Secara umum, kinerja pembangunan Kabupaten OKI pada 2025 menunjukkan tren positif. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp 5,23 triliun.
Sejumlah indikator makro juga mengalami perbaikan. Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 3,12 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,20. Di sektor sosial, angka partisipasi sekolah dan umur harapan hidup juga menunjukkan peningkatan, dengan usia harapan hidup mencapai 74,47 tahun.
Menurut Muchendi, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dari sisi keuangan daerah, pendapatan Kabupaten OKI ditargetkan sebesar Rp 3,12 triliun dengan realisasi Rp 2,68 triliun atau 86,02 persen. Sementara itu, belanja daerah yang direncanakan Rp 3,16 triliun terealisasi Rp 2,59 triliun atau 82,17 persen.
Struktur pendapatan daerah masih didominasi dana transfer dari pemerintah pusat. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sekitar 60,31 persen dari target.
Muchendi mengakui, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya tantangan dalam kemandirian fiskal daerah.
“Ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih tinggi. Ini menjadi tantangan untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah ke depan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten OKI, lanjut dia, akan terus memperkuat sinergi dengan DPRD dan pemangku kepentingan guna mewujudkan visi pembangunan daerah “Maju Bersama” menuju 2029.
“Dengan kebersamaan, kami optimistis OKI dapat tumbuh lebih maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Penulis : Andi Burlian















