Doa Puluhan Santri Rumah Tahfidz Al-fatihah Akhirnya Terjawab, Sumur Bor TMMD Tinggal Selangkah Lagi Beroperasi

Foto: Para santri Rumah Tahfidz Al Fatihah mengikuti kegiatan menghafal Al-Qur'an di sela proses penyelesaian pembangunan sumur bor TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang.

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Doa yang selama ini dipanjatkan para santri Rumah Tahfidz Al Fatihah di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, perlahan mulai terjawab. Harapan agar memiliki sumber air bersih sendiri kini tinggal menghitung waktu. Memasuki hari ke-9 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kamis (23/7/2026), pembangunan sumur bor telah memasuki tahap akhir.

Di halaman rumah tahfidz, personel Satgas TMMD tampak menyelesaikan pembangunan tiang penyangga toren air. Tahap ini menjadi pekerjaan terakhir sebelum air bersih dialirkan dan dapat dimanfaatkan oleh ratusan santri serta masyarakat di sekitar.

Selama bertahun-tahun, keterbatasan air bersih menjadi tantangan bagi Rumah Tahfidz Al Fatihah. Saat musim kemarau atau ketika pasokan air terganggu, para santri harus berhemat menggunakan air untuk berwudu, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan tempat mereka belajar menghafal Al-Qur’an.

Kini, wajah-wajah penuh harap mulai terlihat di ruang belajar para penghafal Al-Qur’an itu. Sumur bor yang dibangun melalui program TMMD menjadi jawaban atas doa yang selama ini mereka panjatkan agar aktivitas ibadah dan belajar dapat berlangsung lebih nyaman.

Kepala Rumah Tahfidz Al Fatihah, Ustad Ardian Mustaqim, S.Hum, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan TNI melalui program TMMD.

“Alhamdulillah, progres pembangunan sumur bor sudah hampir selesai. Saat ini sedang dibuatkan tiang untuk toren air. Kami berharap pengerjaannya segera rampung sehingga air bersih bisa langsung dimanfaatkan para santri dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurut Ardian, kehadiran sumur bor bukan hanya menghadirkan fasilitas air bersih, tetapi juga membawa ketenangan bagi para santri yang setiap hari mengisi waktu dengan belajar dan menghafal Al-Qur’an. Ketersediaan air akan mendukung seluruh aktivitas mereka, mulai dari beribadah hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menilai perhatian TNI melalui TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk jalan atau bangunan, tetapi juga menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat, terutama lembaga pendidikan keagamaan.

Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang memang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui berbagai pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan sumur bor di Rumah Tahfidz Al Fatihah menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

Tak lama lagi, ketika toren air berdiri kokoh dan instalasi selesai dipasang, air bersih akan mengalir ke rumah tahfidz. Bersamaan dengan itu, doa para santri yang selama ini berharap memperoleh akses air bersih akhirnya benar-benar terwujud. (#)