PALEMBANG, TRIKPOS.com | Seberapa besar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 benar-benar dirasakan warga? Pertanyaan itu menjadi salah satu perhatian Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-129, Kolonel Inf Andi M. Ali, saat turun langsung menemui masyarakat di lokasi TMMD Kodim 0418/Palembang, Jumat, 7 Agustus 2026.
Tak hanya memeriksa progres sasaran fisik, Andi memilih berdialog dengan warga. Ia ingin mendengar langsung apakah pembangunan yang dikerjakan Satgas TMMD telah menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Andi didampingi Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han. Keduanya berbincang dengan warga dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.
Warga menyampaikan aspirasi sekaligus pengalaman mereka selama program TMMD berlangsung. Bagi Andi, suara masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi program.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar melakukan pengawasan, tetapi juga ingin mendengar langsung suara masyarakat. Program TMMD harus benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Andi.
Menurut dia, keberhasilan TMMD tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan yang selesai. Persoalan yang lebih penting adalah apakah hasil pembangunan tersebut dapat digunakan, dirasakan manfaatnya, dan dijaga oleh masyarakat.
Karena itu, Andi meminta warga ikut merawat fasilitas maupun infrastruktur yang telah dibangun melalui TMMD. Perawatan bersama dinilai menjadi kunci agar hasil program tidak berhenti sebagai proyek pembangunan, tetapi terus memberikan manfaat setelah Satgas meninggalkan lokasi.
“TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik. Yang tidak kalah penting adalah membangun kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya,” katanya.
Andi mengatakan TMMD merupakan bentuk kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Di sisi lain, Wadan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi menilai komunikasi langsung dengan warga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan TMMD.
Menurut Dery, dialog di lapangan membuat Satgas dapat mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih konkret. Masukan tersebut menjadi bahan penting dalam membangun komunikasi dan menentukan langkah selama pelaksanaan program.
“Melalui komunikasi langsung, kami dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ini sekaligus memperkuat kebersamaan antara Satgas TMMD dengan warga,” ujar Dery.
Pertemuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa TMMD Ke-129 tidak hanya berbicara soal pembangunan jalan, rumah atau fasilitas umum. Ada persoalan yang lebih mendasar: memastikan hasil pembangunan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan warga dan mampu dipelihara secara berkelanjutan.
Dari titik inilah kemanunggalan TNI dan rakyat diuji bukan hanya ketika pembangunan berlangsung, tetapi juga ketika masyarakat mulai menggunakan dan menjaga hasilnya.
Laporan : Redaksi













