Perempuan Pensiunan Didorong Jadi Kekuatan Baru Pembangunan Kota Palembang

Foto : Ketua TP PKK Kota Palembang Hj Dewi Sastrani mengukuhkan pengurus dan anggota Kerukunan Perempuan Pensiunan Sumatera Selatan (KPPS) Kota Palembang masa bakti 2026–2031 di Palembang, Kamis (3/9/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com | Masa purnabakti tidak menjadi alasan bagi perempuan pensiunan untuk berhenti berkontribusi. Pengalaman, pengetahuan, dan keteladanan yang dimiliki justru dinilai dapat menjadi kekuatan baru dalam mendukung pembangunan Kota Palembang.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pengukuhan Kerukunan Perempuan Pensiunan Sumatera Selatan (KPPS) Kota Palembang masa bakti 2026–2031 di Palembang, Kamis (3/9/2026).

Ketua TP PKK Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani, mengatakan para perempuan pensiunan memiliki perjalanan panjang yang tidak hanya berharga bagi keluarga, tetapi juga lingkungan kerja dan masyarakat.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat terus dibagikan kepada generasi penerus melalui berbagai kegiatan sosial maupun pemberdayaan masyarakat.

“Masa purnabakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian kepada masyarakat, melainkan kesempatan baru untuk terus berbagi pengalaman, pengetahuan, kepedulian, dan kasih sayang,” ujar Dewi.

Sebanyak 50 pengurus dan anggota KPPS Kota Palembang dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Dewi berharap organisasi itu mampu menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan antarperempuan pensiunan.

KPPS juga diharapkan tidak berhenti sebagai wadah berkumpul, tetapi berkembang menjadi organisasi yang melahirkan kegiatan produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Ekonomi, Pembangunan dan Investasi Kota Palembang, Riza Pahlevi, menegaskan pengukuhan KPPS harus memiliki dampak lebih luas dan tidak sekadar menjadi agenda seremonial.

Ia menilai pengalaman, pengetahuan, keteladanan, serta rekam jejak pengabdian para perempuan pensiunan merupakan modal sosial yang dapat ikut memperkuat pembangunan daerah.

“Peran perempuan sangat krusial, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga, membangun kepedulian terhadap lingkungan, membentuk generasi berkualitas, serta berpartisipasi dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Palembang,” katanya.

Riza menambahkan, Pemerintah Kota Palembang membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan KPPS. Berbagai pengalaman dan gagasan dari para anggota diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengurus KPPS Kota Palembang yang baru dikukuhkan juga diharapkan mampu menjalankan amanah, membangun organisasi yang solid dan terbuka, serta menjaga kekompakan untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pengalaman yang dimiliki, KPPS diharapkan dapat menjadi salah satu mitra masyarakat dan pemerintah dalam menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi warga Kota Palembang. (*)