Golkar Tekankan Anggota Fraksi Tak Hanya Bicara Pemilu, Persoalan Warga Harus Ditindaklanjuti

Foto : Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji saat menghadiri Rakornis Pemenangan Pemilu dan Bimtek anggota Fraksi Partai Golkar di Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (2/10/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Partai Golkar mendorong anggota fraksinya di DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota untuk lebih aktif menyerap dan menindaklanjuti persoalan yang dihadapi masyarakat. Penguatan fungsi legislatif tersebut menjadi salah satu fokus konsolidasi internal Partai Golkar di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota Fraksi Partai Golkar DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota se-Indonesia yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, 2-4 Oktober 2026.

Kegiatan bertema “Optimalisasi Peran Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pemenangan Pemilu” tersebut diikuti ratusan anggota fraksi dari lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan, yakni Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, dan Lampung.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, konsolidasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada persiapan menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, anggota legislatif Golkar harus memahami persoalan masyarakat secara langsung sehingga aspirasi yang diterima dapat diperjuangkan melalui fungsi kelembagaan.

“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi teknis pemenangan pemilu dan bimbingan teknis. Dari beberapa provinsi, terutama di Sumatera bagian Selatan, kita memantapkan perjuangan untuk pertama mensukseskan pemerintahan Pak Prabowo dan Wakil Presiden Gibran,” ujar Sarmuji.

Ia menegaskan, persiapan menuju Pemilu 2029 tetap menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi. Namun, agenda tersebut harus berjalan beriringan dengan kerja-kerja politik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita memantapkan diri untuk menyongsong Pemilu 2029 yang akan datang dengan konsolidasi, termasuk memetakan persoalan masyarakat di daerah yang harus kita tindaklanjuti oleh anggota DPRD kabupaten/kota, provinsi, dan DPR RI,” katanya.

Sarmuji menjelaskan, pelaksanaan Bimtek tahun ini menggunakan pendekatan berbasis wilayah. Pola tersebut dinilai dapat membuat anggota legislatif lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai persoalan di masing-masing daerah.

“Bimtek dilakukan terpusat secara nasional, tetapi tahun ini kita adakan tersebar di berbagai daerah di beberapa wilayah. Di Sumsel kita laksanakan di Palembang,” ujarnya.

Menurutnya, karakteristik setiap daerah berbeda sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat juga tidak selalu sama. Karena itu, anggota fraksi didorong tidak berhenti pada penyerapan aspirasi, tetapi turut memastikan persoalan tersebut memperoleh tindak lanjut melalui kewenangan dan fungsi legislatif.

“Kita adakan kegiatan ini supaya lebih dekat dengan masyarakat dan tahu persoalan di masyarakat, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti aspirasi masyarakat oleh anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota,” kata Sarmuji.

Selain penguatan fungsi anggota legislatif, Rakornis dan Bimtek tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan Andie Dinialdie, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel, anggota DPR RI, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota. (#)

Laporan : Wan