PALEMBANG, TRIKPOS.com– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengajak para petani di Sumsel untuk bertransformasi menjadi pelaku usaha pertanian modern yang mampu menguasai seluruh rantai bisnis pertanian, mulai dari produksi hingga pemasaran hasil panen.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumsel serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota se-Sumsel periode 2026–2031 di Griya Agung Palembang, Minggu (21/6/2026).
Menurut Herman Deru, petani tidak boleh lagi hanya berperan sebagai pekerja di lahan miliknya sendiri. Mereka harus memahami dan mengelola seluruh proses bisnis pertanian agar memiliki nilai tambah dan kesejahteraan yang lebih baik.
“Saya ingin kita bersama-sama mengubah mindset petani. Jangan sampai petani hanya menjadi buruh di lahannya sendiri. Petani harus mengerti dari hulu, hilirisasi hingga pemasaran sehingga memiliki jiwa entrepreneur,” tegas Herman Deru.
Ia menjelaskan, perubahan pola pikir tersebut sejalan dengan semangat Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diluncurkan sejak akhir 2021. Program tersebut tidak hanya ditujukan bagi petani, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan pangan secara mandiri.
Herman Deru menilai penguatan sektor pertanian harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan petani dalam menekan biaya produksi, melakukan hilirisasi produk, serta membaca peluang pasar.
“Petani adalah pejuang pangan. Harkat dan martabat petani harus kita angkat agar generasi muda bangga menjadi petani. Kita ingin petani naik kelas dan memperoleh kesejahteraan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap HMTN MP dapat menjadi organisasi yang independen dan fokus memperjuangkan kepentingan petani tanpa terikat kepentingan politik praktis. Dengan demikian, organisasi dapat bergerak lebih luas dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Selain itu, Herman Deru mendorong pengembangan komoditas unggulan Sumsel seperti kopi dan vanili melalui inovasi dan hilirisasi sehingga memiliki nilai tambah yang tinggi serta mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HMTN MP Asril Naska memberikan apresiasi atas konsistensi Herman Deru dalam membangun sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Selatan.
Bahkan, Asril menyebut Herman Deru layak mendapat predikat sebagai “Gubernur Pangan” Indonesia karena dinilai telah menjalankan program penguatan ketahanan pangan jauh sebelum menjadi agenda prioritas nasional.
“Harus diakui, Herman Deru adalah gubernur pangan Indonesia. Sebelum program ketahanan pangan menjadi perhatian nasional, beliau sudah lebih dahulu melakukan langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian,” kata Asril.
Menurutnya, komitmen Herman Deru dalam meningkatkan kesejahteraan petani menjadi alasan kuat HMTN MP memberikan apresiasi tersebut. DPP HMTN MP bahkan berencana mengundang Herman Deru sebagai tokoh pangan nasional dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi itu.
“Satu gubernur yang sebelum ada program ketahanan pangan sudah bergerak lebih dahulu adalah Herman Deru. Karena itu, kami akan mengundang beliau sebagai tokoh pangan nasional dalam Rakernas DPP HMTN MP,” ujarnya.
Asril juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap HMTN MP yang dinilai menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian berkelanjutan.
HMTN MP sendiri berkomitmen menjadi wadah perjuangan aspirasi petani melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari pendampingan, edukasi, penerapan teknologi pertanian, pengembangan pertanian organik, hingga hilirisasi komoditas pertanian.
Pelantikan pengurus HMTN MP Sumsel diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi petani, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Sumatera Selatan.
Turut hadir perwakilan Forkopimda Sumsel, di antaranya Aster Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Infanteri Kusnandar Hidayat, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Kasubid Penyelesaian Aset Kejati Sumsel Rizal, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.














