PALEMBANG, TRIKPOS.com — Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas komitmen dan peran aktifnya dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun bagi anak usia dini.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur PAUD Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbudristek RI, Dr. Nia Nurhasanah, M.Pd, di Aula Garuda Kompleks BPMP Provinsi Sumatera Selatan, Ogan Ilir, Kamis (22/1/2026).
Selain Bunda PAUD Kota Palembang, sebanyak 16 Bunda PAUD kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan turut menerima penghargaan serupa.
Direktur PAUD Kemendikbudristek Nia Nurhasanah menegaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan prioritas nasional yang memiliki landasan hukum kuat. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan besar, khususnya di Sumatera Selatan.
“Masih ada ratusan desa yang belum memiliki satuan PAUD. Selain itu, standar mutu pendidikan baru terpenuhi sekitar 20 persen. Karena itu, revitalisasi PAUD terus kami dorong,” kata Nia.
Ia menyebut anggaran revitalisasi satuan pendidikan pada tahun ini meningkat hingga Rp1,7 triliun sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memperkuat pendidikan pra-sekolah.
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama masa depan bangsa,” tegasnya.
Nia juga mengapresiasi peran Bunda PAUD di kabupaten/kota yang dinilai konsisten menggerakkan dukungan terhadap program wajib belajar 13 tahun, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang untuk terus memperkuat layanan PAUD dan mengejar ketertinggalan yang masih ada.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan PAUD di Palembang demi mewujudkan generasi emas Sumatera Selatan,” ujar Dewi.
Acara apresiasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Pendidikan Sumatera Selatan dalam rangka memperingati HUT ke-42 BPMP Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini mengusung tema Sinergi dan Kolaborasi Melejitkan Pendidikan Bermutu untuk Semua di Sumatera Selatan.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara itu, di antaranya Bunda PAUD Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva, Ketua DWP PAUD Dikdas dan Dikmen Brotojoyo Retnowati, serta Ketua BPMP Sumsel H. Tajuddin Idris.
Ketua BPMP Sumsel Tajuddin Idris mengatakan, kegiatan tersebut dirancang dengan berbagai agenda edukatif, termasuk festival stan pendidikan dari seluruh dinas terkait serta sosialisasi program wajib belajar satu tahun sebelum masuk SD.
“Kami mengapresiasi seluruh Bunda PAUD di Sumsel yang hadir dan terlibat langsung mendukung suksesnya program wajib belajar 13 tahun. Mereka menjadi penggerak utama pendidikan anak usia dini,” kata Tajuddin. (#)












