TP PKK Palembang Intensif Dampingi Pasien ODGJ, Dewi Sastrani: Semua Berhak Hidup Sehat Bermartabat

Foto : Foto: Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa bersama tim Aksi Plus (Inovasi KITA+) saat mengunjungi dan memberikan pendampingan kepada pasien ODGJ berat di Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Senin (22/6/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com– Komitmen mewujudkan program unggulan Palembang Sehat yang digagas Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam terus diperkuat melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang yang aktif memberikan pendampingan kepada warga, termasuk penyandang gangguan kesehatan jiwa.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental masyarakat, Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, bersama tim Aksi Plus (Inovasi KITA+) melaksanakan kegiatan Pembinaan Pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Berat Tahun 2026, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dewi Sastrani bersama rombongan mengunjungi Ericson, seorang pensiunan anggota TNI yang mengalami gangguan kesehatan jiwa dan tinggal di kawasan Jalan Inspektur Marzuki, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Dewi mengungkapkan, kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang sebelumnya juga telah dilakukan kepada pasien lainnya, yakni Budi.

“Karena kondisi psikologis yang dialaminya, beliau harus menjalani pensiun dini dari dinas militer. Sebelumnya kami juga telah mengunjungi adik Budi sebagai bagian dari pembinaan yang terus kami lakukan,” ujar Dewi.

Upaya pendampingan tersebut turut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Rumah Sakit Khusus Ernaldi Bahar sebagai mitra strategis dalam penanganan kesehatan jiwa.

Selain memberikan dukungan moral kepada pasien dan keluarga, TP PKK Kota Palembang juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan obat-obatan guna membantu kebutuhan sehari-hari pasien.

Menurut Dewi, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pasien ODGJ mendapatkan pelayanan yang tepat dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Ernaldi Bahar, kondisi kesehatan pasien telah diperiksa. Selanjutnya akan dilakukan pengobatan serta pendampingan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan pasien,” jelasnya.

Ia menegaskan, pembinaan terhadap pasien ODGJ tidak hanya bertujuan membantu proses pemulihan, tetapi juga membangun kepedulian sosial serta memastikan setiap warga memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.

Program pendampingan tersebut, lanjut Dewi, tidak hanya difokuskan di Kecamatan Ilir Barat I, melainkan akan diperluas secara bertahap ke seluruh kecamatan di Kota Palembang.

“Pembinaan ini akan terus kami lakukan dan menjangkau lebih banyak wilayah. Harapannya semakin banyak pasien yang mendapatkan pendampingan sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara TP PKK Kota Palembang, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Khusus Ernaldi Bahar, dan berbagai pihak terkait, Pemerintah Kota Palembang berharap pelayanan terhadap pasien ODGJ dapat berjalan secara berkesinambungan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan menyeluruh, sekaligus mendukung terwujudnya Palembang Sehat, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih sehat, bermartabat, dan sejahtera. (#)