PALEMBANG, TRIKPOS.com— Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengajak para lulusan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang untuk tidak menjadikan ijazah sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Pesan tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri acara Wisuda Universitas PGRI Palembang ke-67 di Hotel Wyndham Jakabaring, Palembang, Selasa (29/9/2026). Di hadapan ribuan wisudawan, ia membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai motivasi agar para lulusan tetap optimistis menghadapi kehidupan setelah bangku kuliah.
Ratu Dewa mengatakan, setiap orang memiliki perjalanan dan titik awal yang berbeda. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut bukan alasan untuk berhenti berusaha.
“Saya pun anak kampung yang selalu percaya bahwa setiap perjalanan memiliki prosesnya masing-masing. Tidak semua orang memulai dari tempat yang sama, tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama, tetapi setiap orang mempunyai kesempatan untuk terus berusaha dan memperbaiki diri,” ujar Ratu Dewa.
Ia menekankan bahwa pendidikan di perguruan tinggi tidak semata-mata berorientasi pada perolehan nilai maupun ijazah. Lebih dari itu, proses perkuliahan menjadi ruang untuk membentuk tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, hingga ketangguhan menghadapi kegagalan.
“Setelah hari ini, tantangan kalian bukan lagi sekadar mendapatkan nilai A. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menjadi manusia yang bernilai,” katanya.
Menurut Ratu Dewa, ijazah merupakan bukti bahwa seseorang telah menjalani proses pendidikan. Namun, karakter, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting yang harus terus dibawa dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap para lulusan Universitas PGRI Palembang mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
“Para lulusan Universitas PGRI Palembang tidak hanya menjadi orang yang mencari pekerjaan, tetapi juga menjadi orang yang menciptakan kesempatan, memberi manfaat, dan membuka jalan bagi orang lain,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa juga mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan peran dan pengorbanan orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.
“Hari ini doa dan perjuangan orang tua kalian menjadi sebuah hasil yang tidak ternilaikan. Perjuangan tersebut mungkin tidak terlihat oleh kalian. Saya ucapkan selamat kepada kalian, jagalah nama baik almamater, junjung tinggi kejujuran, dan tetap rendah hati,” pungkasnya. (WAN)













