PALEMBANG, TRIKPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus membuka peluang investasi di sektor energi baru terbarukan. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima kunjungan jajaran investor asal China yang berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.
Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (24/6/2026), membahas perkembangan rencana investasi yang akan digarap oleh Sichuan Yoachuan Electric Power Development Co., Ltd. bersama PT Midigio di Kecamatan Beringin, OKU Selatan.
Herman Deru menilai proyek tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi Sumatera Selatan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya air yang dimiliki daerah.
Menurutnya, Sumsel telah memiliki pengalaman sukses dalam pengembangan energi bersih melalui Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) di Kota Pagar Alam yang memanfaatkan energi terbarukan dan telah berkontribusi terhadap sistem kelistrikan Sumatera.
“Pengembangan energi bersih di Sumsel telah terbukti berjalan baik. Potensi ini harus terus dikembangkan melalui investasi yang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” katanya.
Dalam pertemuan itu, Herman Deru meminta investor mempercepat proses perizinan dengan tetap menjalin koordinasi bersama pemerintah apabila menemui kendala di lapangan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mengutamakan tenaga kerja lokal agar investasi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kehadiran tenaga ahli dari luar diharapkan mampu mentransfer pengetahuan dan teknologi kepada sumber daya manusia lokal.
Aspek kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian utama. Herman Deru mengingatkan agar pembangunan PLTA tetap menjaga kawasan hulu dan hutan sebagai penyangga keberlangsungan debit air.
Proyek PLTA yang akan dibangun PT Midigio berlokasi di Desa Negeri Cahaya, Kecamatan Beringin, Kabupaten OKU Selatan. Pembangunan dijadwalkan segera dimulai melalui proses groundbreaking dengan target penyelesaian selama satu tahun tiga bulan.
Ia optimistis tambahan pembangkit listrik tersebut akan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sumatera Selatan, terutama setelah daerah ini mampu menjaga stabilitas pasokan saat terjadi gangguan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Chairman Yoachuan Group Sun Mei menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap rencana investasi tersebut. Ia mengatakan perusahaannya memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan proyek ketenagalistrikan di China dan melihat Sumatera Selatan sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan energi baru terbarukan.
Ke depan, perusahaan menargetkan investasi jangka menengah selama lima hingga sepuluh tahun di Indonesia dengan rencana pembangunan PLTA berkapasitas 200 hingga 500 megawatt (MW) di Sumatera Selatan.
Rencana investasi ini diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu pusat pengembangan energi bersih di Indonesia. (@)














