PALEMBANG, TRIKPOS.com | Fathyan Akbar Habibie, siswa SMA Negeri 18 Palembang, dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Upacara tersebut berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC), Kota Palembang. Fathyan mendapat tugas sebagai pengerek bendera Merah Putih dalam rangkaian upacara peringatan kemerdekaan.
Dalam menjalankan tugasnya, Fathyan tampil dengan penuh konsentrasi dan percaya diri. Ia menjalankan tugas pengibaran bendera dengan tertib dan lancar hingga menarik perhatian peserta upacara.
Remaja kelahiran 4 Februari 2011 itu kini duduk di kelas XI SMA Negeri 18 Palembang. Fathyan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan M. Fadli Habibie, SH., M.H., dan Serli Marlina, SST., M.Biomed.
Untuk dapat menjadi anggota Paskibraka Kota Palembang, Fathyan harus melalui sejumlah tahapan seleksi dan tes. Setelah dinyatakan lolos, ia mengikuti masa karantina sekaligus latihan intensif selama 15 hari.
Menurut Fathyan, proses tersebut bukanlah hal yang mudah. Namun, kerja keras dan latihan yang dijalani bersama anggota Paskibraka lainnya akhirnya membuahkan hasil saat dirinya mendapat kesempatan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Fathyan mengaku bersyukur dan senang dapat menjalankan amanah tersebut bersama teman-temannya.
“Bisa menjadi Paskibraka dan menjalankan tugas mengerek Bendera Merah Putih merupakan pengalaman yang sangat membanggakan. Saya bersyukur bisa melewati seluruh proses hingga akhirnya dapat bertugas,” ujar Fathyan.
Keberhasilan Fathyan menjadi bagian dari Paskibraka Kota Palembang menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan bagi dirinya, keluarga, dan sekolah. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi di masa mendatang.
Sementara itu Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
“Upacara berlangsung khidmat, tertib dan lancar. Nuansa kebangsaan semakin terasa dengan keberagaman pakaian adat Nusantara yang dikenakan para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Palembang,” tuturnya
Dalam momentum kemerdekaan tersebut, Ratu Dewa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memaknai kemerdekaan sebatas seremoni, tetapi menjadikannya sebagai dorongan untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Kemerdekaan bukan hanya penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 RI dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Pemerintah daerah, generasi muda, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan pembangunan terus berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Ratu Dewa juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat pesat.
Kondisi tersebut, menurut Dewa, harus diikuti dengan kemampuan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk beradaptasi, sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan hasil.
Setiap program dan kegiatan harus memiliki ukuran yang jelas. Kita harus terus melakukan refleksi dan evaluasi secara berkala agar apa yang kita kerjakan benar-benar memberikan manfaat
Dewa menambahkan, semangat kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk melakukan introspeksi terhadap berbagai hal yang telah dilakukan selama ini.
Evaluasi diperlukan agar kebijakan dan langkah pembangunan ke depan semakin terarah, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Laporan : Redaksi













