PALEMBANG, TRIKPOS.com– Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang. Memasuki hari ke-17, kolaborasi prajurit TNI dan warga kembali terlihat saat proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Fernando memasuki tahap pemasangan plafon.
Tahapan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pengerjaan rumah telah memasuki fase penyelesaian. Sejak pagi, personel Satgas TMMD memulai kegiatan dengan apel untuk memastikan kesiapan pekerjaan sebelum melanjutkan pemasangan plafon di bagian dalam rumah.
Sebanyak tujuh personel TNI dari Yon TP 950 bersama tiga warga setempat bekerja secara bergotong royong agar target penyelesaian rehabilitasi rumah dapat tercapai sesuai jadwal pelaksanaan TMMD.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novinato, S.Sos., mengatakan percepatan pembangunan seluruh sasaran fisik terus dilakukan tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.
“Sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap sasaran fisik. Kami berharap rumah yang direhabilitasi segera dapat ditempati dengan nyaman sehingga manfaat program TMMD benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Erik.
Bagi Fernando, progres pembangunan rumahnya menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Semoga seluruh personel selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong. (WAN)













