PALEMBANG, TRIKPOS.com – Kisah kehidupan Lia (37), warga RT 45 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, yang berjuang di tengah keterbatasan ekonomi mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang.
Lia diketahui tinggal bersama suami dan tiga anaknya di sebuah rumah kontrakan dengan biaya sewa Rp500.000 per bulan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga ini bergantung pada penghasilan sang suami yang bekerja sebagai pengamen dengan pendapatan tidak menentu, rata-rata sekitar Rp50.000 per hari, bahkan kerap tidak memperoleh penghasilan.
Kondisi ekonomi yang sulit membuat keluarga ini harus berhemat secara ekstrem. Mereka bahkan pernah menggadaikan tabung gas untuk memenuhi kebutuhan makan. Situasi semakin berat karena suami Lia mengalami gangguan penglihatan pada salah satu mata yang membatasi kemampuannya bekerja.
Menanggapi kondisi tersebut, Baznas Kota Palembang bergerak cepat. Lembaga tersebut menjadwalkan Lia untuk menyerahkan berkas permohonan bantuan pada Senin mendatang di kantor Baznas Kota Palembang.
Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi sulit melalui berbagai program bantuan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Baznas Kota Palembang akan berupaya semaksimal mungkin agar bantuan dapat tersalurkan dan memberikan manfaat nyata,” ujar Ridwan, Jumat (10/4/2026).
Bantuan yang akan diberikan kepada Lia direncanakan berasal dari program bantuan biaya hidup yang dikelola Baznas Kota Palembang. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga tersebut.
Respons cepat Baznas Kota Palembang ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran lembaga tersebut dinilai semakin dirasakan manfaatnya, khususnya bagi warga kurang mampu.
Dengan adanya perhatian dan bantuan tersebut, Lia dan keluarganya kini memiliki harapan untuk dapat melewati masa sulit yang tengah dihadapi.
Penulis: Mursalan















