Sawi Dipanen di Lokasi TMMD Kodim 0418/Palembang, Lahan Terbatas Didorong Jadi Sumber Pangan Warga

Foto : Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang bersama warga memanen tanaman sawi di wilayah sasaran TMM

PALEMBANG, TRIKPOS.com— Di tengah perhatian terhadap ketahanan pangan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang memilih cara sederhana: mengajak warga mengolah lahan yang tersedia menjadi sumber pangan.

Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, personel Satgas bersama masyarakat memanen tanaman sawi yang sebelumnya dibudidayakan di wilayah sasaran program. Panen ini menjadi salah satu kegiatan yang menandai bahwa TMMD tak berhenti pada pembangunan infrastruktur.

Tanaman sawi yang dipanen menjadi gambaran kecil tentang persoalan yang lebih besar: bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan ruang yang tersedia untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.

Personel Satgas dan warga terlibat langsung dalam proses panen. Mereka memetik tanaman yang telah siap dipanen sekaligus menjaga kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong.

Bagi program TMMD, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan masyarakat. Warga tidak hanya diajak menikmati hasil pembangunan, tetapi juga didorong mengembangkan potensi yang ada di lingkungan mereka.

Isunya sederhana, tetapi dampaknya bisa panjang. Ketika lahan yang sebelumnya tidak produktif mulai menghasilkan tanaman pangan, masyarakat memiliki peluang untuk mengembangkan pola serupa secara mandiri.

Sawi dipilih sebagai salah satu tanaman yang relatif mudah dikembangkan. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, pemanfaatan lahan seperti ini dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar lingkungan.

Karena itu, panen bukan menjadi titik akhir. Satgas TMMD mendorong agar kegiatan budidaya tanaman pangan dapat diteruskan masyarakat setelah rangkaian TMMD selesai.

Semangat tersebut juga memperlihatkan perubahan pendekatan dalam pembangunan desa. Infrastruktur tetap menjadi bagian penting, namun pemberdayaan masyarakat menjadi modal agar manfaat program tidak berhenti ketika personel TNI meninggalkan lokasi.

Kegiatan panen sawi juga memperkuat interaksi antara TNI dan warga. Di tengah aktivitas pertanian, komunikasi dan kerja sama terbangun secara alami melalui pekerjaan yang dilakukan bersama.

TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang dengan demikian tidak hanya meninggalkan hasil berupa pembangunan fisik. Ada upaya menanam kebiasaan baru: memanfaatkan lahan, menghasilkan pangan, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong.

Jika kebiasaan tersebut terus berjalan setelah program berakhir, panen sawi hari ini bukan sekadar hasil pertanian. Ia dapat menjadi awal dari upaya warga membangun ketahanan pangan dari lingkungan sendiri.

Laporan : Redaksi