Jalan Rusak, Pupuk Subsidi dan Lahan Jadi Sorotan Warga Saat Reses DPRD Sumsel di Babat Toman

MUSI BANYUASIN, TRIKPOS.com – Persoalan keamanan lingkungan, distribusi pupuk subsidi yang dinilai belum merata, hingga kondisi jalan penghubung antardesa menjadi keluhan utama masyarakat dalam Reses Masa Persidangan VI Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX di Balai Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Reses Masa Persidangan VI DPRD Sumsel Tahun Anggaran 2026 tersebut dihadiri Kepala Desa Sereka Suryanto, SH, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, perangkat desa, PKK, P2UKD, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah kabupaten.

Perwakilan masyarakat, Zubairi, mengungkapkan kekhawatiran warga terhadap kondisi keamanan di lingkungan desa. Selain itu, ia juga menyampaikan masih adanya kelompok tani yang belum mendapatkan alokasi pupuk subsidi, padahal pupuk menjadi kebutuhan utama untuk mendukung produktivitas pertanian.

“Jalan dari Desa Sugiwaras menuju Sanga Desa juga perlu segera diperbaiki karena kondisinya sudah cukup memprihatinkan dan menjadi akses penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Sereka, Adi Kusuma, meminta dukungan pemerintah terkait solusi pembukaan lahan perkebunan. Menurutnya, masyarakat kini menghadapi kendala karena aturan yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar.

Aspirasi lainnya datang dari Syukur, seorang pengrajin anyaman. Ia berharap pemerintah dapat membantu penyediaan bahan baku sekaligus memberikan dukungan agar kerajinan anyaman tetap lestari dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, anggota DPRD Sumsel, Abusari SH, MSi menyatakan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing.

Terkait pembukaan lahan, disampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan solusi berupa penyediaan alat berat jenis ekskavator yang dapat disewa petani sebagai alternatif pembukaan lahan tanpa membakar, sehingga tetap sejalan dengan ketentuan perlindungan lingkungan.

Reses ini merupakan bagian dari agenda DPRD Sumsel yang berlangsung pada 3–11 Juli 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.

Reses Dapil IX Kabupaten Musi Banyuasin diikuti anggota DPRD Sumsel, yakni Abusari SH, MSi, Drs. H. Tamrin, MSi, Susy Imelda Frederika, Alwis Gani, SE, MM, M. Hasan Haikal, dan Andi Rizkiyansyah, S.IP.

Berbagai usulan yang dihimpun dari masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan serta penganggaran di tingkat provinsi.