JAKARTA, TRIKPOS.com — PT Jasa Raharja turut ambil bagian dalam kegiatan pelepasan Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 yang digelar di Gedung Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri), Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam memantau kesiapan jalur mudik sekaligus memperkuat kampanye keselamatan berkendara menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Ekspedisi yang diselenggarakan oleh Radio Elshinta tersebut bertujuan memantau secara langsung kondisi jalur mudik di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan informasi aktual kepada masyarakat terkait kesiapan infrastruktur, fasilitas transportasi, hingga potensi titik rawan kecelakaan maupun kemacetan.
Dalam acara tersebut hadir Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, bersama Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Faizal serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan.
Rangkaian acara diawali dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari unsur kepolisian, pemerintah, dan BUMN sektor transportasi untuk membahas kesiapan menghadapi mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin menegaskan bahwa Jasa Raharja memiliki peran strategis dalam sistem perlindungan masyarakat di sektor transportasi.
“Jasa Raharja hadir bukan sekadar sebagai lembaga pemberi santunan, tetapi juga bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional. Untuk menghadapi Lebaran 2026, kami menyiagakan lebih dari 2.000 petugas di seluruh Indonesia guna memastikan perlindungan bagi masyarakat berjalan cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja memastikan proses santunan dapat berjalan cepat melalui integrasi data dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait. Melalui sistem digital yang terhubung secara nasional, korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif.
Selain layanan pascakecelakaan, Awaluddin juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, penguatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) menjadi salah satu kunci dalam konvergensi data dan penyusunan rencana aksi lintas pemangku kepentingan. Di sisi lain, berbagai program sosio-engineering juga terus diperluas melalui edukasi pelajar, kampanye keselamatan, pelatihan pertolongan pertama, pembinaan pengemudi angkutan umum, hingga pengoperasian Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas dan Pos Pelayanan Terpadu.
Sebagai BUMN yang berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang semakin terintegrasi dan responsif, terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Idulfitri.
Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja juga menerima piagam penghargaan dari Radio Elshinta yang diserahkan langsung oleh Direktur Radio Elshinta, Henni Tanjanri.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi Jasa Raharja dalam berbagai program keselamatan transportasi serta pelayanan kepada masyarakat.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan bagi masyarakat Indonesia. (Rill)














