SUMSEL  

Libur Lebaran 1447 H, Polda Sumsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan 111 Destinasi Wisata

Foto : Polda Sumsel mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan 111 objek wisata selama libur Lebaran 1447 H. Pengawasan diperketat, terutama di kawasan wisata air.

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengintensifkan pengamanan di sektor pariwisata selama libur Lebaran 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Musi 2026. Sebanyak 378 personel Polri diterjunkan dan diperkuat unsur TNI, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan untuk mengawal 111 objek wisata di seluruh wilayah Sumsel.

Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk berlibur bersama keluarga.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah destinasi unggulan yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung signifikan. Di antaranya kawasan wisata Danau Ranau di Kabupaten OKU Selatan, OPI Waterpark Jakabaring di Palembang, hingga Air Terjun Bedegung di Kabupaten Muara Enim.

Selain menjaga keamanan, petugas juga mengatur arus lalu lintas di jalur menuju lokasi wisata, melakukan pengawasan ketat di area parkir untuk mencegah tindak kriminalitas, serta memberikan imbauan langsung kepada pengunjung terkait keselamatan.

Khusus di kawasan wisata perairan, pengawasan diperketat. Personel di lapangan memastikan tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang pada transportasi air serta mewajibkan penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung.

Pengamanan ini melibatkan sinergi lintas instansi, terdiri dari 42 personel TNI, 8 personel Dishub, dan 4 tenaga kesehatan. Kehadiran tim medis disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kondisi darurat selama aktivitas wisata berlangsung.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan bahwa seluruh objek wisata menjadi perhatian serius aparat selama masa libur Lebaran.

“Tidak ada tempat wisata yang luput dari pengamanan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Senada, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyebut pengerahan ratusan personel ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga di destinasi wisata. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara di setiap aktivitas mereka,” katanya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama berwisata, termasuk menjaga barang berharga, mengawasi anak-anak terutama di area perairan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam tanpa biaya. Pengamanan akan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran dinyatakan selesai. (#)