PALEMBANG, TRIKPOS.com – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Fajar Febriansyah, meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan keuangan di lingkungan pendidikan menyusul kasus pembobolan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik SMAN 2 Prabumulih senilai Rp942 juta.
Permintaan tersebut disampaikan setelah Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel mengamankan empat tersangka pada Kamis (2/4/2026). Saat penangkapan, sebagian pelaku diduga tengah menyalahgunakan uang hasil kejahatan untuk pesta narkoba.
Fajar menegaskan, dana BOS merupakan anggaran negara yang sangat vital bagi operasional sekolah dan kepentingan siswa. Karena itu, sistem pengelolaannya harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi.
“Dana BOS bukan milik pribadi. Sistem pengelolaannya harus benar-benar aman, terlindungi, dan tidak boleh memiliki celah,” ujar Fajar dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).
Menurut dia, kasus ini menjadi peringatan serius tidak hanya bagi institusi pendidikan, tetapi juga sektor perbankan. DPRD Sumsel mendorong dilakukannya audit teknologi serta prosedur terhadap mekanisme penyimpanan dana di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Sumsel.
Fajar juga menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat. Jika ditemukan adanya kelalaian dalam pengelolaan oleh pihak sekolah, maka harus ada pertanggungjawaban sesuai aturan yang berlaku. Namun, apabila SOP telah dijalankan dengan baik dan peretasan tetap terjadi, Dinas Pendidikan diharapkan segera mengambil langkah solutif.
Ia mengingatkan agar dampak finansial akibat peretasan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Kegiatan operasional sekolah harus tetap berjalan. Jangan sampai siswa dirugikan akibat peristiwa ini,” katanya.
DPRD Sumsel juga mengapresiasi langkah cepat Polda Sumsel dalam mengungkap kasus tersebut dan berharap proses hukum berjalan maksimal untuk memberikan efek jera.
Komisi V DPRD Sumsel, lanjut Fajar, akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas guna memastikan integritas pengelolaan anggaran pendidikan di Sumatera Selatan tetap terjaga.
(hms/ADV)















