PALEMBANG, TRIKPOS.COM – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menetapkan penyesuaian moda pembelajaran berdasarkan kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di masing-masing wilayah. Sekolah yang berada di daerah tidak terdampak pencemaran udara tetap dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara normal.
Kebijakan tersebut mengacu pada surat edaran tentang penyesuaian kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi pencemaran udara yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.
Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd. menjelaskan, penerapan moda pembelajaran tidak dilakukan secara seragam di seluruh daerah. Keputusan disesuaikan dengan kondisi kualitas udara di setiap kabupaten/kota, bahkan hingga tingkat kecamatan.
“Berbeda-beda di setiap kabupaten/kota, bahkan di setiap kecamatan. Jadi, tergantung kategori ISPU-nya,” ujarnya saat diwawancarai wartawan Trikpos.com, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga pilihan moda pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.
Pertama, pembelajaran tatap muka normal tetap berlangsung di daerah dengan kualitas udara yang masih baik dan tidak terdampak pencemaran.
Kedua, pembelajaran tatap muka terbatas dapat diterapkan di wilayah dengan kategori ISPU sedang, dengan menyesuaikan kondisi lingkungan dan kebutuhan perlindungan peserta didik.
Ketiga, pembelajaran daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat diberlakukan di wilayah dengan kategori ISPU tidak sehat atau yang mengalami dampak pencemaran udara cukup serius.
“Kalau tidak terdampak, ya masih belajar seperti biasa. Kemudian juga bisa melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka terbatas ataupun secara online,” jelasnya.
Penyesuaian tersebut diharapkan dapat menjaga keberlangsungan proses pendidikan sekaligus memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik di tengah pencemaran udara.
Mondyaboni juga berharap perubahan moda pembelajaran tidak mengurangi semangat siswa dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi.
“Mudah-mudahan anak-anak tetap bersemangat belajar karena memang banyak prestasi yang harus diraih di masa depan,” pungkasnya.
Laporan : Iwan













